You Wrong about ME

You Wrong about ME

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
Tak semua yang nampak dengan mata telanjang seperti yang terlihat. Kadang mata bisa buta untuk melihat sebuah kebenaran. Mata bisa menipu penglihatan karena mata hanya berfungsi untuk melihat, bukan untuk menafsirkan sesuatu. Seperti itulah sifat alami manusia. mereka akan mempercayai apa yang di lihat oleh mata mereka. Mereka takkan peduli pada apa yang menjadi alasan sesungguhnya. Mereka percaya mata tak pernah berbohong. Ya, mereka benar mata memang tidak berbohong, tapi mata tak melihat semua yang tersembunyi. Mata hanya melihat secara zhahir, tidak secara bathin. Tipuan mata bahkan sangat mengerikan. Kita takkan tahu apa yang akan di akibatkan oleh penglihatan kita. Karena itu kita sebagai seorang manusia yang baik, setidaknya berhati-hati dalam menafsirkan apa yang terlihat. **************** "Kau salah tentangku, Hafidz. Jangan lihat aku dengan mata zahirmu, namun lihatlah aku dengan mata bathinmu. InsyaAllah, kau akan tahu yang sesungguhnya," kata Aisya mencoba meyakinkan. "Kau mencoba menutupi kesalahanmu?, kau memang perempuan ular, Aisya. Aku tak menyangka ternyata aku salah tentangmu selama ini. Kau begitu jauh dari ekspektasiku selama ini. Kau tak pantas menjadi seorang muslimah. Kau sungguh tak pantas!," ucap Hafidz sambil menahan emosinya. Aisya tetap tenang dan membalas, "Siapa kau hingga mengatakan aku tak pantas sebagai seorang muslimah?, kau yang tak percaya padaku. Ku tegaskan sekali lagi padamu, buka mata bathinmu. Assalamu'alaikum" seraya pergi meninggalkan Hafidz. "Suatu hari, aku percaya kau akan melihatku dengan mata bathinmu, Hafidz.....," gumam Aisya sambil menghapus air mata yang di tahannya sejak tadi.
All Rights Reserved
#285
menyesal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALA
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Kita dan Sang Pencipta
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Imam untuk Gladysa✓
  • The Story of  Aisha Khumairah
  • jodoh dari allah
  • PORTRAIT ☑
ALA

Nikah sama bocah smp? Tidak bisa dirasakan oleh seorang pemuda tampan yang kini umurnya sudah mencapai 19tahun untuk seorang wanita cantik nan solehah. Tidak terlalu solehah sih, tetapi ia mengerti akan ilmu agama. Syahla putri amira yang kerap dipanggil ala, yang harus mati matian menerima perjodohan dari kedua orang tuanya Ala si gadis penakut jika lampu dimatiin, dan gadis yang tak terlalu menyukai adanya ac Dimas yang mood nya gampang berubah, membuat ala harus tetap bersabar atas perlakuan dimas terhadapnya dan dimas yang selalu mengubah kosa katanya saat memanggil istrinya. kadang lembut, kadang juga kasar "heh bocil, coba aja orang tua gue sama lo gak bersahabat dari kecil..mungkin gua gak bakal dipaksa nikah kaya gini sama bocah smp model lo!" "maaf kak, tadinya aku sempat menolak, tetapi melihat bunda dan tante resti yang sepertinya berharap jika aku menerima perjodohan ini, membuat aku tidak tega menolaknya" ... "belajar aja ilmu agama, tapi penakut" ... "berhubung gue suami lo, jadi gue boleh dong icip icip tubuh lo cil" Ala membelalakan kedua bola matanya sempurna dikala dimas berbicara seperti itu "tapi aku masih smp kak, aku... takut kalo aku hamil. a-aku belum...aku belum siap menanggung semuanya kak" Detik kemudian, dimas tertawa melihat ekspresi perubahan datar istrinya "bercanda cil, lagian siapa juga yang mau sama tubuh lo cil, kurus, tepos. Tulang semua" ujar dimas membuat ala tersenyum kecut Mengandung unsur 17+ Langsung mampir yok!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines