HURT βœ…

HURT βœ…

  • WpView
    Reads 332,441
  • WpVote
    Votes 15,184
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Nov 23, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[03.11.2018] #rank2-romancestory 18+ Cerita ini ada beberapa part yang di privat. Jadi follow dulu sebelum baca. _____________________________________ I try not to miss you, I try to let you go, But in the end you always in my mind. Menikah dengan Pria yang tidak ia cintai dan mencintainya bukanlah keinginan Vanie. Tetapi keadaanlah yang memaksanya setuju mau menikah dengan Pria itu. Akankah rumah tangga Vanie berjalan seperti yang ia impi-impikan selama ini??? Aku tidak mengerti dengan semua permainanmu. Beri aku petunjuk agar aku tahu kemana arah permainanmu ini. -Vaniessa Curlent- Ini memang bukan salahmu. Tapi kau yang harus menanggungnya. Salahkan saja takdir burukmu. -Reimond Bouvich-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marrying My Best Friend
  • Ruined Bitch
  • Commissar, I Love You βœ”
  • THE WAY WE GET BY  βœ”
  • Avenoir (BL19+) [COMPLETE]
  • I Don't See This Love Ever Ending [Completed]
  • movember
  • βœ” Beautiful Pain ( Completed )
  • Into the Arms (TAMAT)

SEBAGIAN PART AKAN DIUNPUBLISH PER 5APRIL2017 KARENA KEPERLUAN PENERBITAN =========================================== Vanessa menggeleparkan tubuhnya sendiri seperti orang kesetanan sambil merengek kesal, "Gue sebel By! Gue sebeel!!" Kini giliran Abby yang menopang kepalanya santai sambil memperhatikan ke-exorcist-an perempuan itu yang sudah sangat normal dilihatnya. "Mau kawin kek, mau nggak kawin kek, itu kan urusan gue! Kenapa yang namanya emak-emak musti rempong ngurusin gituan sih?!" Vanessa merengek dalam monolognya. "Nyokap lo suruh lo kawin emang udah ada calonnya?!" tanyanya retoris karena tahu dengan jelas bahwa sahabatnya itu sedang tidak berpacaran saat ini, "Lempar balik ke nyokap aja," usulnya. "Itu dia!" kata Vanessa terlihat semakin depresi, "Nyokap mau nyomblangin gue sama kenalannya! Mending cakep! Udah gendut, jelek, tua lagi!" dia mengidikkan bahunya seolah-olah sangat jijik saat bayangan lelaki yang dideskripsikannya itu masuk dalam pikirannya. "Mendingan gue sekalian kawin ama lo kali, nyong!" Abby terdiam beberapa saat sebelum kemudian dengan santainya melanjutkan, "Ya udah gitu aja." "Ha?" "Merit sama gue aja, Va." _____________________________________ Start 20 September 2016 End 13 November 2016

More details
WpActionLinkContent Guidelines