Hanya Dia

Hanya Dia

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 3, 2017
Yang terdekat, adalah yang terjauh. Itulah yang kurasakan sekarang. Memang dulu kami dekat. Hati kami bersatu selayaknya sepasang tangan yang saling menggenggam. Sangat pas, sangatlah nyaman. Tapi mengapa kamu menjauh? Dulu kamu yang mengejarku, dan sekarang kamu juga yang meninggalkan ku. Aku memang terlihat tegar dengan keputusan sepihak mu. Tapi nyatanya? Yang terlihat berbeda dengan keadaan sebenarnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just Friend
  • You Are My Wish || ✔️
  • Broken Glass (FirstKhaotung) ✔️
  • Unsteady (FirstKhaotung) ✔️
  • Dream? (FIRSTKHAOTUNG) ✔️
  • About My (First) LOVE
  • The Way To Love You (FirstKhaotung) ✔️
  • Faded Love (FirstKhaotung) | COMPLETE

~~Based on true my story in Junior High School😂 (but is a slight change)~~ Karena sikap lu yang iseng dan jail ke gue, membuat perasaan kita ini menjadi berbeda. Tapi sayangnya kita sama - sama gengsi yang membuat kita tidak bisa mengungkapkan perasaan. Kenapa lu selalu ada dipikiran gue hingga saat ini? gue pengen ketemu lu dan gue pengen bercanda sama lu lagi. Lalu setelah kita berpisah, lu akhirnya menemukan orang yang lebih baik dari gue dan gue bingung harus senang atau sedih. Lu adalah cinta pertama gue dan sampai kapan pun lu akan selalu berada di hati gue. ~~Pict from Pinterest and edit by me~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines