SIXSOSS: The Infected Card

SIXSOSS: The Infected Card

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 22, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
[Cover is not mine] Hei, apakah kamu pernah sangat menginginkan sesuatu? Apa yang terjadi jika kamu menemukan sebuah permainan kartu ajaib yang dapat mengabulkan harapan? Kamu mungkin akan meminta apapun yang kamu mau. Namun, untuk mengabulkan harapan itu kamu harus menang dalam permainan kartu itu 5 kali. Jika kamu kalah 5 kali dalam permainan itu, maka keinginanmu tidak akan dikabulkan. Tapi, apakah benar peraturannya hanya semudah itu? ***** "Aku akan tetap bertahan!" ***** "Permainan ini sebenarnya tidak se-simple yang kau pikirkan." ***** "Melihatmu bahagia, sudah membuatku bahagia juga." ***** "Berjanjilah padaku untuk tetap bersamaku, ya? Karena kita sahabat bukan?" ***** "Kau... Mulai sekarang jangan sembunyikan apapun dariku lagi." ***** "Kheh, sepertinya permainan ini semakin menarik." ***** "Sepertinya semuanya sudah berkumpul. Mengapa tidak kita mulai saja, kan?" ***** "Offen!" Takdir pun mulai berputar. Dan kisah mereka dimulai dari sekarang. ***** ©SAKURA/2017 Highest Rank: #926 DALAM FANTASI
All Rights Reserved
#11
card
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • SHORT STORY || EXO
  • Youth Of Lily
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Last Life In Annihilation
  • Free Lady : Alternis Time

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines