Embrace Your Flaws

Embrace Your Flaws

  • WpView
    LECTURAS 135
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 22, 2018
Aku adalah Adya Husein Gaza Kalian bisa memanggilku Aya. Jangan tegang, aku disini hanya ingin membagi cerita tentang masa remaja ku di SMA. Jika, orang-orang berpendapat bahwa masa SMA lebih indah dari satu malam di surga, aku akan menentangnya. Buktinya, masa SMA ku tak seindah dengan apa yang mereka katakan, apalagi dengan apa yang ku harapkan. Ku kira menjadi anak remaja mengasyikan, ternyata? Tak begitu malah yang biasa ku temui adalah masalah. Masalah, satu kata itu yang membuat malam ini aku berfikir keras untuk menjelaskannya. Tapi menurutku, Masalah itu adalah masa dimana dunia mengarjakan kita untuk mengenal dunia sendiri. Ya, bisa di artikan bahwa aku akan menceritakan masalah remaja ku disini, di dunia orange. Termasuk saat aku mengaggumi dia.
Todos los derechos reservados
#35
mustread
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • A Fractured Soul
  • FRIENDzone (Completed)
  • beach and you
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Juan [REVISI]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Syaren
  • Kanaya Safira_
  • Pause Sebentar, Dunia

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido