Story cover for Destiny by gesarahilia
Destiny
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 18, 2017
FOLLOW DULU SEBELUM BACA.......




"Mengapa jadi seperti ini?"

"Mengapa aku harus berjodoh dengannya?"

"Apakah aku harus menjalaninya?dan apakah aku harus menerimanya?"

"Jika ini memang yang terbaik dan jika ini memang rencana yang terbaik darimu, insyaallah aku akan menjalaninya"ucapnya yang masih mengangkat kedua tangannya



Apakah Nazma akan menjalani  kehidupannya meskipun Nazma tidak menginginkannya???

Apakah akan berjalan dengan baik?atau sebaliknya.?








Jangan lupa follow dulu soalnya ceritanya di private....
All Rights Reserved
Sign up to add Destiny to your library and receive updates
or
#38amel
Content Guidelines
You may also like
Reason by Hoyria
22 parts Complete Mature
"Tak ada alasan yang lebih indah untuk bersama kecuali karena Allah swt." ~Putri maharani~ ___ "Aku tahu, kamu nggak suka kan dijodohin seperti ini?" ucapnya lagi dengan nada sinis."Omong-omong, aku juga." Tambahnya sambil menyesap kopi ditangannya. Rani terdiam. Tersenyum miring mendengar ada nada sinis dalam ucapan pemuda itu."Kamu setuju?" itu pertanyaan yang sejak tadi ingin sekali ia lontarkan pada pemuda didepannya. Ia penasaran, sedikit sih. Ah, sudahlah. Pemuda itu berhenti menyesap kopinya lalu beralih menatap Rani. Yang ditatap terdiam menunggu dengan sabar. "Well, aku setuju." Jawabnya dengan cengiran lebar."Tapi bukan setuju dalam artian aku mau menerima perjodohan ini." Ia memberi jeda lalu meneyesap kopinya untuk yang kesekian kali. Dilihat dari tidak ada hentinya pemuda itu menyesap kopi. Rani dapat menebak bahwa pemuda di depannya ini sangat menyukai kopi sama seperti ayahnya. "Aku setuju usulan Ummi mu tadi, menurutku itu bukan ide yang terlalu buruk. Bisa dicoba." Jawabnya dengan tenang. . . . Putri Maharani. Hidupnya disekelilingi oleh orang-orang yang gagal dalam sebuah pernikahan. Membuatnya jadi membangun benteng kokoh untuk dirinya sendiri agar tidak mudah terjatuh. Lalu bagaimana jika dirinya dijodohkan dengan seorang 'Cowok sombong' yang bahkan sudah sangat dibencinya sejak pertama berjumpa? Mampukah 'si cowok sombong' tersebut merobohkan benteng kokoh yang selama ini telah dibangun oleh Rani dengan susah payah itu? *** Penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Mari kita simak bersama-sama dengan menambahkan @Reason kedalam perpustakaan anda;)
You may also like
Slide 1 of 10
Jodoh Pilihan Allah [END] cover
Gusku imamku cover
Bidadari Salju [REVISI] cover
Kembali Bersamamu (END) cover
Perasaan Yang Sama  cover
Assalamualaikum Imamku cover
Reason cover
Takdir From Allah (Revisi) cover
Basmalah To Be Hamdalah (SELESAI) ✓ cover
Perjalanan Kisah Cinta Afia cover

Jodoh Pilihan Allah [END]

52 parts Complete

Nadhira percaya jodoh sudah Tuhan atur, dia berkomitmen untuk pacaran setelah menikah dan lebih memilih mengupgrade diri menjadi wanita yang berpendidikan. "Lo nggak pernah pacaran kalau nikah nanti gimana? lo mau jadi perawan tua?" "Jodoh itu sudah Tuhan atur, bahkan ketika seseorang di takdirkan meninggal dalam keadaan belum menikah. Jodohnya pun sedang menunggu ajalnya dan mereka akan menikah di surgaNya Allah. Lalu untuk apa aku takut?" **** "Nadhira, izinkan saya menikahimu!" "Saya bukan seorang ning, saya merasa tidak pantas menikah dengan njenengan, Gus." "Saya tidak perduli meski kamu bukan seorang ning. Saya tetap ingin menikahi kamu, jika kamu bersedia!" Yang terjaga akan mendapatkan yang terjaga pula, benarkah seorang Nadhira yang menjaga dirinya selama bertahun-tahun untuk tidak berpacaran kini justru mendapatkan jodoh seorang gus muda. Tak sengaja bertemu dan dua hati setelahnya ia di khitbah. Sungguh takdir Tuhan yang luar biasa indah.