We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Words.
  • WpView
    Reads 5,293
  • WpVote
    Votes 416
  • WpPart
    Parts 92
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 17, 2020
WpInfo
Poetry
"I've travelled on the tails of comets I've burned up in the hearts of stars, I've been spat out on supernovas That left me scattered near and far" *** Ditulis baik oleh author ataupun orang lain (nama tetap dicantumkan) Start: Nov 24, 2017 First Publish: Nov 24, 2017 End: March 17, 2019 Copyright © 2017 by autumnchoco #740 in Poetry Sabtu, 21 April 2018 #417 in Poetry Minggu, 22 April 2018 #651 in Poetry Senin, 23 April 2018 #360 in Poetry Selasa, 24 April 2018 #640 in Poetry Jum'at, 27 April 2018 #712 in Poetry Rabu, 9 Mei 2018 #304 in Bahasa Jum'at, 11 Mei 2018 #992 in Quotes Jum'at, 11 Mei 2018 #88 in Poems Jum'at, 11 Mei 2018 #107 in Poems Senin, 28 Mei 2018 #658 in Bahasa Senin, 28 Mei 2018 #566 in Poetry Minggu, 3 Juni 2018 #553 in Poetry Minggu, 29 Juli 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • KIARA [End]
  • Menanti dalam istiqomah
  • KATA  •(SELESAI)
  • Thriving On Chaos
  • Jejak
  • A Poor Girl and Her Little Baby ✓
  • | HEALER |
  • Ruang Hampa || Quotes ||

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines