Dua Hati Saling Bergengsi

Dua Hati Saling Bergengsi

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 24, 2017
"Lu kenapa sih jadi cewek cuek banget? Emang lu gak tau kalok gue tu sayang sama lu. Tapi gue bingung mau mulai darimana." "Omg orang itu tadi cogan banget, tapi dia sok cool dan gue ya harus sok kaku juga lah. Biar dia ada perjuangannya dikit lah. Guys dia itu kayak kasih kode tapi kayak enggak, jadi kalok gue gak pura pura kaku gue nanti takutnya GR lagi kalok gue mutusin bahwa dia kasih kode ke gue dan gue bales kodenya. Jadi, gue belaga seperti ini, dan sebenarnya gue gak pura-pura kaku sih guys cuman pura-pura gak tau dan gak kenal sama dia. Lagi pula gue gak pernah ngobrol sama dia dan gak pernah satu kelas. Dia dulu juga gak satu sekolahan sama gue waktu smp."
All Rights Reserved
#59
storysma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • DERA❤
  • IHACOY
  • Fuck Boy
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Gak Peka
  • Just Friend
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • (Eks-In) Trovert || END
  • Hiraeth'n

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines