The Art of Letting Go

The Art of Letting Go

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 16, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Laras tidak tahu bagaimana. Ia dan Satria adalah sepasang kekasih, si Bukan Siapa-siapa (kamu itu genius, Ras!) bersanding dengan sang Pangeran. Bahagia selamanya? Tidak. Kemarin mereka memutuskan hubungan, atau tepatnya Laras yang melakukannya. Setelah empat kali ia memergoki Satria berdua dengan Nina dan secara konsisten menghindarinya. Selesai? Tidak. Seseorang menonton langsung bagaimana spektakulernya mereka putus, dan berusaha memberinya sebuah kesempatan memulai kisah baru. Tapi tentu saja, seseorang itu haruslah Fanni Candrasa Aksara, bad boy SMA Pancasona yang entah kenapa tidak terdeteksi sama sekali oleh radar Laras. Dan tentu saja, Satria kembali. Dan Laras masih tak bisa melepas sang Pangeran. Sella merasakan firasat buruk tentang apa yang akan dialami oleh Laras. . . . [ Warning: Gaslighting, not your common area of love story, possibly darker than I intended ]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • L A R A (Falling and Love) ✔
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • Strawberry
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Daniel Owns Me
  • Deksa 's Diary
  • Gadis Kesayangan Fian (Rombak Bentar)
  • ARGA [Completed]
  • Love Letters [END]

Bukan cinta yang Lara rasakan padanya. Itu hanyalah kagum yang menjelma jadi jatuh tanpa cinta. Lara jatuh sejatuh-jatuhnya pada seseorang, tanpa menyertakan cinta di dalamnya. Salah jika seorang adik kelas biasa mengagumi sang kakak kelas yang begitu sempurna? Bahkan tak terdengar salah berapa kalipun Lara mempertanyakan hal itu pada hatinya. Tapi, mengapa begitu menyakitkan di akhir? Dan saat ia beranjak dewasa, ia berjanji untuk tidak akan jatuh lagi. Namun semesta memang suka bercanda. Saat dirinya berjanji tidak jatuh, malah cinta yang tiba-tiba hadir tanpa permisi. Cinta. Cih. Mungkin terlalu dini untuk menyatakan rasa itu sebagai cinta. Lara mungkin hampir mencintai seseorang yang baru, tanpa merasakan jatuh sama sekali. Sebab hanya bahagia yang ia temukan, bukan jatuh yang sakit seperti sebelumnya. Salah, jika dua orang yang ingin bersama, tapi terhalang agama? (Revisi ✔) #cover designed by me, on canva#

More details
WpActionLinkContent Guidelines