ALICE
  • WpView
    LECTURAS 516
  • WpVote
    Votos 73
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 26, 2018
"Senyumnya yang sehangat matahari pagi. Tatapannya yang tajam namun sangat menenangkan. Ucapannya yang selalu menghangatkan hati. Pelukannya yang dapat menenangkanku. Ragaku. Kemanakah perginya dirimu? Apakah kau sudah menemui Tuhan? Atau mungkin kau sudah disurga? Ah, lupakan. Yang penting, kau tetap bahagia ya disana. Akupun akan berusaha untuk bahagia disini. Raga, maaf hari sudah sore. Aku pulang dulu ya. Sampai bertemu lagi." -Alice- Published at Desember 2017 and edited everytime until this be the best story^^
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido