Dark Side Of The Moon

Dark Side Of The Moon

  • WpView
    Reads 2,155
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Oct 26, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hal terbaik menjadi anak kecil? Kepolosan dan kebebasan yang mereka miliki. Menangis? Tertawa? Marah? Mereka luapkan tanpa rasa takut, batasan mereka hanyalah orang disekeliling mereka. Namun bagi seorang manusia dewasa, bahkan perasaan mereka sendiri menjadi pembatas mereka menuju kebebasan. Kisah seorang manusia yang mengira selama ini Ia hanyalah bagian dari sejuta manusia lain yang memiliki kisah hidup yang monoton. Namun siapa sangka, Dunianya akan berubah karena keterlibatannya dengan dunia yang tak pernah dikenalnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Golden Blossoms (End)
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Wasted Princess [On Going]
  • Antara aku dan dunia
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • After Travelling I Don't Know Who I'am Woman Or Man
  • ASRAR [TERBIT]

Bagaimana jadinya jika orang yang selalu melindungimu kembali, sosok yang selalu kau kira sebagai malaikat kecil. Cinta yang terjalin di taman bermain yang terbengkalai. Tapi tidak mengetahui alasan kenapa dia kembali, tidak tahu jika ia kabur dari rasa penyesalan hingga kematian seseorang. Namun bukan itu alasannya, ia hanya kembali untuk melindungi cinta pertama hingga akhir hidupnya. Tanpa orang lain tahu ternyata ia menderita penyakit yang bisa kapan saja merenggut nyawanya. Tetap tersenyum dengan kesedihan itu untuk membahagiakan sang pujaan hati. Seolah permainan rasa, cinta yang pergi itu ternyata semakin menjauh. "Suaramu tetap membisikkan kenyamanan kepadaku, walau dirimu tak ada lagi. Bagaikan pita kaset kusut yang berputar samar di benakku. Kehadiranmu adalah pernyataan bangga bahwa kaulah bentuk pelindung melebihi kekuatan di dunia ini Sekarang betapa sepinya kini tampah dirimu lagi. Walaupun kenangan kecil sungguh berarti hingga aku ingin merasakannya kembali. Jika bunga masih hidup setelah diinjak kuyakin kisah kita masih berlanjut nanti. Kau tetap membuatku mekar dengan sinarmu yang bagaikan emasnya senja. Kaulah malaikat kecilku yang selama ini kuinginkan lagi. Ku harap tuhan masih bijak untuk menakdirkan pertemuan kita" _kim So Hyun

More details
WpActionLinkContent Guidelines