Story cover for Pluviam by Fadiazzahra
Pluviam
  • WpView
    Leituras 23
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 23
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em out 20, 2017
Ku berlari di bawah rintik hujan
Berlari tanpa tahu tujuan pasti
Menembus hujan yang mengguyur
Membuat baju basah kuyup

Lelah..
Tidak ku pikirkan
Dingin..
Tidak ku pedulikan
Basah..
Tidak ku rasakan

Yang ku inginkan hanyalah kau
Tapi semua itu sudah tidak mungkin
Maka dari itu aku terus berlari
Menembus tirai hujan yang tidak akan pernah berhenti

"Aku lebih lama dan lebih bersabar dibanding kamu." -Yoeska.

"Belum bisa melupakannya. Tapi aku akan berusaha." -Violin
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Pluviam à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#92tenn
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
jatuh suka •ryosaku• cover
SalFlo cover
Bi 비 (Rain) cover
Still With You☔ cover
The story of rain [END] cover
It's True Love With Ketos cover
YOU'RE DIFFERENT• [TAMAT]✓ cover
MINE [ END ] cover

ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)

56 capítulos Concluída

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.