Luka
"Rela, demi dapetin hati kamu!"
A story by Kusni Esti.
Kata orang, saat kita jatuh cinta, kita akan merasakan dua hal; bahagia dan sakit hati. Artinya, di samping bahagia, kita harus siap untuk jatuh sejatuh-jatuhnya. Dan Dava Abiyoga mengamini hal tersebut.
Sejak menjadi guru private Tasya-si gadis ramah yang kurang pintar dalam hal pelajaran, Dava menjadi semakin gencar melakukan pendekatan kepada Tasya. Alasan "belajar" selalu digunakan Dava agar dia bisa bertemu dengan Tasya kapanpun.
Tetapi Dava tidak pernah menyangka jika mencintai Tasya akan sesakit ini dan mendapatkan Tasya harus butuh pengorbanan yang besar. Dava harus berperang melawan sifat keras kepala dan sok jual mahal Tasya jika ingin mendapatkan gadis tersebut.
"Apa yang kurang dari aku? Kenapa kamu susah banget buat nerima aku?"
-Dava-
"Kenapa kamu selalu ngejar sesuatu yang nggak pasti?"
-Tasya-
------------------
Hallo teman-teman,
Salam kenal, aku Kusni. Selama tiga bulan ke depan, Dava-Tasya akan menemani hari kalian dalam cerita Luka. Cerita akan diupdate setiap hari Rabu dan Sabtu. Semoga kalian suka. :)
Kalau suka, boleh dong tinggalin vote, komen, dan kritik serta sarannya. Kalian bisa baca ceritaku yang lain di akun wattpad 7BlackStar. Atau kalau ada yang mau ditanyain, bisa ke akun instagram kusnyestya22
Terimakasih :)
Big hug,
Kusni E.
[TELAH TERBIT]
"Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta."
÷×+-=Pal in Love=-+×÷
Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya.
Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel.
Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya.
Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran.
Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...