We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jangan Ganggu Kami.

Jangan Ganggu Kami.

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Disebuah rumah kosong terdapat benda-benda antik seperti alat musik tradisional jawa,keris dan macam lainnya. Tetapi teman saya mencoba untukk membawa pulang salat satu benda tersebut... Untuk nama samaran yaaa guys,kecuali nama gw.hehehe votte nyya guys✨✨😍
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 1. Imah Leuweung - Rumah Hutan
  • Rumah Bercat Putih
  • Pesan Terakhir
  • Ave Satanas (Terpujilah Setan) [TAMAT]
  • wisma sugih (End)
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • INDIGO GIRL AND 7 MEMBER BTS
  • T.E.H. Season 2 - Petualangan Mistis
  • CCSS(Cerita Cerita Singkat Seram)

Aku kembali dan mengambil sebuah pisau dan menusukan ke jantungku untuk mengakhiri semua rasa sakit ini. Namun apa yang terjadi? Aku tidak mati! Setiap luka yang kugoreskan ke tubuhku kembali hilang. "Nyawamu adalah milikku! Kamu tidak akan mati sampai tiba saatnya kau dan aku di bakar di api neraka !" Ucap sesosok makhluk yang mengikat perjanjian denganku. "Apa maksudmu? Aku sudah menyerahkan tumbalnya?" Jawabku dengan penuh tangis. "Kau pikir masih ada tempat di akhir zaman, untuk mereka yang bersekutu dengan iblis? Nikmati saja hidupmu di dunia dengan kepastian Neraka telah dijanjikan bagimu" Balas makhluk mengerikan yang saat ini berdiri di depanku. Setan itu memanggil sekutunya untuk menjaga tubuhku, dia mendiami Imah Leuweung tempatku memanggilnya dan terus meminta tumbal atas dosa yang telah kuperbuat...

More details
WpActionLinkContent Guidelines