LYNSIA
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 2, 2018
Kelukesah yg sudah menumpuk ini membuatku gila, tidak ada yg mau mendengarkan keluhkesah yang aku alami, mereka sibuk dengan kehidupan masing-masing. Keluarga yang harus mendukung satu sama lain tetapi, ini tidak. Sejujurnya aku sudah muak dengan keadaan ini, ingin rasanya aku mengakhiri hidup ini. Tapi aku masih punya akal sehat. Kalau bunuh diri itu tidak dosa, mungkin sudah aku jalankan dari jauh-jauh hari, tapi aku masih memikirkan mereka. Aku merasa seperti orang yang numpang tempat tinggal. Ya allah apa ini cobaan yang kau berikan kepadaku? Kalaupun iya aku sudah tidak kuat lagi, kalaupun kau mencabut nyawaku nanti aku ikhlas kau masukan aku kedalam nerakamu yang binasa itu. Kalaupun kau buat aku gila akan cobaan ini aku sanggup menjalankannya, mungkin menjadi gila aku bisa lebih hidup tanpa pikiran yang membuat aku sakit ini. Kalaupun kau buat aku sakit parah jangan kau bebankan penyakit itu ke mereka biar aku yang merasakan dan jangan sungkan kau langsung mencabut nyawaku. Mungkin dengan perginya aku dari dunia ini membuat mereka lebih tentram terutama saudaraku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dendam Yang Terpendam
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • Di Balik Kacamata Jingga
  • My Dear,is the Perfect "Husband"
  • Lightning dark story
  • Assalamualaikum Imamku

Kisah ini bermula dari sebuah ikatan persahabatan yang telah lama terjalin.Kenangan demi kenagan telah banyak terukir,hingga tiba dimana kehancuran yang begitu besar datang membawa kematian serta kekecewaan yang begitu mendalam. Ucapku "Rahma Indira Putri" "Aku kira persahabatan akan selalu abadi tanpa adanya sebuah rasa.Namun ternyata aku salah,justru persahabatan bisa hancur oleh sebuah dendam cinta. Semua itu tidak pernah terfikir olehku,dia yang ku anggap sebagai sahabat dekat ku ternyata dia menyimpan rasa kepadaku.Aku fikir semua ini aneh, bagiku sahabat akan tetap menjadi sahabat,tidak akan pernah terubah oleh sebuah nama cinta." Jawabku "Andi Azril Saputra" "Sahabat?,memang dia ku anggap sebagai sahabat, Namun tidaklah mungkin aku menghapuskan rasa yang sekian lama telah tumbuh dan menyatu dalam diriku.Tidak mungkin ku lunturkan semua kenangan yang ku ukir dengannya atas nama sahabat.Ketika ku tak bisa memilikimu maka orang lain pun sama,dan ketika ku tidak bisa hidup bersama mu maka orang lainpun harus sama.Karena Ini hanya perihal aku dan kamu." Suhutku "Dimas Angga Pratama" " Sebuah drama cinta yang ku ukir bersamanya, Kini telah sirna.Seakan kini hidupku hampa tanpa sosoknya.Kini alam ku telah berbeda, Kini ragaku tak lagi bisa bersamanya.Hanya karna dendam cinta, membuatku meninggalkanmu untuk selamanya. Dan menggantungkan semua janji yang kita bangun bersama.Ini bukan pilihan melainkan kenyataan dimana kepergian ku membuatmu amat sangat terluka." Cerita ini dituliskan berdasarkan imajinasi penulis,dan seluruhnya bersifat fiktif.Saya sebagai penulis menyadari bahwa banyak sekali kekurangan dalam penulisan cerita ini,dengan demikian saya harap anda bisa memberikan kritik dan saran yang dapat membangun cerita saya agar lebih baik lagi kedepannya.Cerita genre horror ini di harapkan dapat menghibur dan memberikan kesan yang menyenangkan bagi pembaca dan para pecinta cerita horror diseluruh Indonesia. #1 Penelusuran [19/7/2020]

More details
WpActionLinkContent Guidelines