Batas Semesta

Batas Semesta

  • WpView
    Reads 543
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 12, 2017
Sekumpulan Kiasan singkat dari Penulis Amatir Wattpad, yang sedang mendapati diri ku jatuh hati pada seseorang yang tidak ingin secara egois langsung aku miliki. Kebetulan aku juga enggan memberitahu kan nya. Jadi, aku seledupkan saja namanya lewat batas semesta, sebagai pengantar pesan ku yang tidak diketahui oleh nya. ***Masih berkaitan dengan Puisi dan Non-Fiksi ya!! [Karya tulisan ke dua] #3 in wattpadnesia [01/08/2020] Copyright©2017 By Devita Rani
All Rights Reserved
#15
wattpadnesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Andira [End]
  • Kalaya [END]
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • If You ✔️
  • Indonesian Poetry
  • ZILLA (BELUM DIREVISI)
  • REVANARA
  • GALIH [END]
  • Untuk, Abadi | Completed ✔

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines