My true Friend

My true Friend

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 14, 2018
" jika memang semuanya hanya sebatas harapan maka kumohon jangan pernah berkata kalau rasa ini adalah kenyataan " Gea Alexxin " apakah Tuhan sengaja mempertemukan kita " Alexiano Gio " jangan mau dibodohi cinta, karena cinta hanya merusak saja " Afifah raya " tidak ada yang bisa menentukan mana yang benar dan salah dalam kehidupan seseorang " Bryan pett Gea alexxin gadis berumur 14 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama telah menemukan cinta sekaligus teman baginya ,dia adalah Alexiano gio seorang remaja laki laki yang sangat cuek namun berhati hangat tetapi alexiano bukanlah cinta pertama gea, cinta pertamanya ialah seorang anak laki laki yang sangat manis namun juga bijaksana dia adalah Bryan pett teman sekolah gea saat masih di sekolah dasar mereka bertiga bertemu di sekolah dan juga kelas yang sama akankah cinta lama gea dan bryan bersemi kembali ataukah Alexiano akan merebut hati Gea dari bryan
All Rights Reserved
#224
ttm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I (Space) You
  • ZEYA
  • Slay Your Smile [REVISI]
  • ATHABEL (ON GOING )
  • Rynathan [✔]
  •  Alcha ~ Rajawali
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • DEAR LOVE
  • Awas Jatuh Cinta
  • Arsyilazka

* * * "Gue udah tahu semuanya.. Selama ini Lo pura-pura jadi orang lain... Lo bohongin gue Anggisa!" ucap Hezal dengan penuh penekanan. Anggisa tersenyum tipis , ia menunduk sebentar sebelum menoleh pada laki-laki yang ia cintai disampingnya ini. "Tapi kamu juga menjadikan aku bahan taruhan kamu" ucap Anggisa dengan nada pelan seperti biasanya. Hezal tersenyum meremehkan "Lo pantes dapetin itu... Karena lo .. Sampah!" Anggisa tidak menjawab , ia menunduk lagi. Kali ini, air matanya dengan mulus lolos begitu saja dari mata indahnya. Lagi! Laki-laki ini memang selalu berhasil menjungkir balikkan dunia Anggisa. "Turun Lo ! Dan silakan Lo tinggalin gue sejauh mungkin " tegas Hezal, tangannya mencengkram stir mobil dengan keras. Tanpa berkata lagi , Anggisa turun dari mobil Hezal. Mata Anggisa menatap kepergian Hezal , ia tidak bisa bergerak sama sekali. Anggisa tidak akan meninggalkan Hezal , tetapi laki-laki itu yang membuat ruang kosong diantara mereka. * * * " Tidak penting dengan siapa kita jatuh cinta pertama kalinya , karena pada orang terakhirlah kita akan merasa penting menghabiskan disetiap detiknya waktu." -Anggisa Rana Hainun-

More details
WpActionLinkContent Guidelines