Because My Mistakes

Because My Mistakes

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 1, 2017
Tidak mudah, bagiku, untuk pertama kalinya, bersahabat dengan orang yang mempunyai penyakit aneh, yang sampai sekarang, aku pun gak tahu, apa penyakit yang dideritanya. Tapi, aku selalu enjoy, menjalani persahabatan bersama dengannya. Dan.. Semenjak aku sibuk mengurusi nulis ceritaku, dia seperti, merasakan, aku melupakannya. Padahal tidak! Aku ingat! Aku juga selalu bersamanya, ingin dekat bersamanya! Tapi, perlahan-lahan, ia menjauh. Pada saat itu, dia meminta, persahabatanku dengannya putus. Itu karena, aku terlalu sibuk dengan duniaku, kebanding sahabat sendiri, yang sekarang, sedang berjuang, melawan penyakitnya itu.
All Rights Reserved
#416
bff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibalik Tawa
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Dicintai Ataupun Tidak, Aku Tetap Memilihmu
  • Ketika cinta harus pergi
  • Konflik Batin
  • Perjuangan tak dihargai
  • Rain In New York
  • Missing Piece
  • BINA
  • Nothing gonna change my love for you

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines