Tetap Dalam Jiwa

Tetap Dalam Jiwa

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 23, 2017
Tugasku adalah mengamankan negara dari serangan teror dan lainnya,negara adalah nomer satu menjadi seorang tni tidak semudah yang kita banyangkan dimulai dari kita harus meninggalkan orang orang yang kita sayangi dan menomor duakan mereka demi tugasku sebagai abdi negara di tanah air tercinta ini. Aku ingin mencari pendamping hidup yang sepenuhnya menerima ku apa adanya dan menerima propesiku sebagai anggota TNI-AD.Tapi ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan banyak memang wanita yang tertarik pada tni tetapi mereka hanya mencintai namanya saja tanpa tau apa saja tugas tni di luar sana. -Rhey Jaury Angkasa Terlahir dari keluarga besar yang hampir semuanya menjadi abdi negara membuatku terbebani,Ayah menginginkan aku menjadi dokter tapi aku tidak mau menjadi dokter jadi dokter memiliki tanggung jawab yang cukup besar dan berat bagiku tapi apa boleh buat Ayah termemaksaku dan akhirnya aku menurut saja,ternyata menjadi dokter tidak seburuk yang kubayangkan bila aku mengerjakan tugasku dengan ikhlas.-Syabila Eka Pratama
All Rights Reserved
#241
abdinegara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Far ?
  • TOUCHED (End)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I WILL SURVIVE
  • Luka dan Obatnya
  • Berawal Dari Kata Teman ( TAMAT )
  • Sincerity Devotion
  • Love Undone

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines