Lika - Liku

Lika - Liku

  • WpView
    Reads 615
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2018
WpInfo
Fanfic
EXO
Damai. Satu kata itu dapat mewakili perasaan gue saat ini. Menurut gue, pantai adalah tempat yang paling nyaman untuk mengeluarkan segala keluh kesah yang ada dalam hidup. Gue berdiri di tepi pantai sambil merentangkan kedua tangan. Menikmati sepoi angin laut sore ini. Tiba-tiba seseorang menepuk bahu gue dari belakang. Gue menolehkan kepala, ke tempat dimana orang itu berdiri. "Kak-" lidah gue serasa kelu untuk meneruskan kalimat tadi. Di sini. Dia orang yang selama mengisi hati gue berdiri tepat di depan gue. Dengan senyuman manis yang jarang diperlihatkan olehnya. "Iya." Deg. Satu kata yang diucapkan olehnya sukses untuk membuat hati gue berdebar nggak karuan. Air mata yang menggenang nggak bisa lagi gue tahan.
All Rights Reserved
#161
ot12
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • Rain Drops ( On Going )
  • KAIREL [END]
  • I Love You, But ... ✓
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Shining Star
  • SWEAR IT TO THE SKY! ✔
  •  보고싶다 - Bogohipda || SEULMIN X SEULKAI
  • OVERDOSE !

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines