Give Me A Reason

Give Me A Reason

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 28, 2017
"Adakah yang lebih hebat dari aku? yang selalu mau memaafkan, yang mau percaya lagi meski dibohongi, yang rela disakiti berkali-kali, dan selalu memberi kesempatan untuk yang kesekian kali. Dan akhirnya terjadi lagi?" ucap Luna dengan airmata yang terus mengalir di pipinya. "Maaf" ucap Alka lalu merangkul tubuh Luna. Untuk kesekian kalinya Alka membuat hati Luna hancur. Ini adalah perpisahan yang sangat Luna benci karena disini Luna harus mengikhlaskan Alka bersama Adelia, kakak kandungnya. Lalu apakah Luna sanggup melihat orang yang dicintainya bersama kakak kandungnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • Our Baby
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • WISHES.
  • Belahan Jiwa
  • Bittersweet Marriage
  • Hasse es zu Lieben
  • DI BALIK DERU MESIN
  • Langkah di Tepi Luka (Segera Terbit)
  • My Lovely Super Hero
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines