Remember
  • WpView
    Reads 1,085
  • WpVote
    Votes 379
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Nara. Seorang perempuan remaja yang cuek dan tidak peduli dengan orang-orang di rumahnya. Tetapi pada suatu sore, ia mengantar adiknya ke sebuah taman. Lalu pulangnya bertemu anak kecil yang ternyata adik salah seorang kakak kelas satu sekolahannya. Anehnya ia tak pernah tau bila pria itu satu sekolah dengannya. Argo. Laki-laki yang ditinggal ibunya saat ia duduk di bangku menengah pertama. Saat pulang dari makam ibunya, ia teringat sesuatu. Dan sesuatu itu ternyata sudah berada di depan pintu rumahnya. Yang lebih mengejutkan adalah ada wanita yang mengantar sesuatu itu. Dari situlah pikirannya selalu terbayang wajah orang yang ditemuinya. Cover by: @fiselare_ Rank #21 in Remember (30/09/2018) Rank #15 in Remember (28/10/2018) Rank #14 in Remember (01/11/2018)
All Rights Reserved
#462
nara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • ARUMI [ END ✓]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Different Page [Complete]
  • Me And Myself {Completed}
  • MEET HIM AGAIN
  • ALAN ✔
  • Secret Admirer [END]
  • Our Years
  • FORTE [COMPLETED]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines