your make me happines

your make me happines

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Oct 22, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hey, nama aku salasatin. Yaps bisa dipanggil satin. Disini aku hanya ingin bercerita tentang hati, Yaaaaaa? Hatinya wanita yang selalu berada pada posisi yang sama dengan lelaki yang sama. Sampai detik ini aku masih mencintai satu pria yang pernah menyakiti hati ini terlalu dalam, mematahkannya begitu kuat. Bahkan saat air mata ini mengalir cinta itu ikut hanyut dalam derasnya air mata. Pria yang aku ceritakan adalah mantan kekasih aku tepat 18 bulan lalu, hampir 2 tahun sudah aku tidak ada hubungan dengannya. Tapi rasa ini masih untuknya. Aku menjalin hubungan padanya tepat tanggal 20 desember 2015 dan dia meminta hubungannya berakhir pada tanggal 25 april 2016. Masih teringat jelas raut mukanya, nada suaranya, tatapan matanya, genggaman tangannya saat dia mengucapkan langsung kata putus dihadapan banyak orang di area sekolah. Dengan kalimat (gua mau putus, gua mau akhirin semua nya sama elu.) you know? Rasa sakitnya melebihi apapun selama aku hidup di dunia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wounds in Marriage
  • HAPPY STORY [SUDAH TERBIT]
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • The Chance
  • Rolling In The Deep
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • 𝐀𝐋𝐈𝐀𝐆𝐍𝐀𝐍
  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • Rintik Hujan

[18+] Kehancuran rumah tangga adalah luka yang tak pernah kutulis dalam daftar kemungkinan hidup. Ia seperti badai yang datang diam-diam, tanpa tanda-tanda, lalu meluluhlantakkan segalanya hingga tak bersisa. Aku tak pernah membayangkan bahwa perjalananku bersama Mas Naufal-yang telah kujalani hampir lima tahun lamanya-akan karam begitu saja. Dikhianati oleh lelaki yang dahulu kucintai setulus hati, membuatku jatuh ke jurang yang tak bernama. Dialah lelaki yang dulu berlutut di hadapanku, menggenggam tanganku, dan bersumpah atas nama Tuhan untuk menjagaku. Lelaki yang pernah mengucap, bahwa cinta ini akan kekal hingga maut memisahkan. Namun kini, janji-janji itu hanya serpihan debu yang terbang dan hilang bersama angin. Ia telah menodai kesetiaan, mengoyak kepercayaan, dan menjadikanku perempuan yang patah dalam sunyi. Sakitnya bukan hanya karena ia memilih wanita lain. Tapi karena ia menghancurkan rumah yang kami bangun bersama. Ia membakar kenangan, dan menertawakan sisa-sisa hatiku yang mencoba bertahan. Betapa ironis, lelaki yang dulu begitu kucintai... kini menjadi sosok yang bahkan tak sanggup kupandang tanpa getir. Ya, inilah kisahku. Kisah rumah tangga yang tidak berakhir indah. Sebuah pengingat pahit, bahwa cinta yang diperjuangkan sendirian hanyalah jalan sunyi menuju kehancuran. Jika kalian sedang mencintai, jangan pernah melangkah terlalu jauh sendiri. Sebab cinta seharusnya berjalan beriringan. Dan bila hanya satu yang berjuang, maka ia akan jatuh, sebagaimana aku telah jatuh. *** #1 Temandekat - November 2022 # 1 Jahat - Desember 2022 # 2 Luka - Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines