your make me happines

your make me happines

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, oct 22, 2017
Hey, nama aku salasatin. Yaps bisa dipanggil satin. Disini aku hanya ingin bercerita tentang hati, Yaaaaaa? Hatinya wanita yang selalu berada pada posisi yang sama dengan lelaki yang sama. Sampai detik ini aku masih mencintai satu pria yang pernah menyakiti hati ini terlalu dalam, mematahkannya begitu kuat. Bahkan saat air mata ini mengalir cinta itu ikut hanyut dalam derasnya air mata. Pria yang aku ceritakan adalah mantan kekasih aku tepat 18 bulan lalu, hampir 2 tahun sudah aku tidak ada hubungan dengannya. Tapi rasa ini masih untuknya. Aku menjalin hubungan padanya tepat tanggal 20 desember 2015 dan dia meminta hubungannya berakhir pada tanggal 25 april 2016. Masih teringat jelas raut mukanya, nada suaranya, tatapan matanya, genggaman tangannya saat dia mengucapkan langsung kata putus dihadapan banyak orang di area sekolah. Dengan kalimat (gua mau putus, gua mau akhirin semua nya sama elu.) you know? Rasa sakitnya melebihi apapun selama aku hidup di dunia.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • PAINFUL✔[SUDAH TERBIT]
  • Rintik Hujan
  • Unrequited Feelings
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Jejak Kenangan di Masa MPLS
  • 𝐀𝐋𝐈𝐀𝐆𝐍𝐀𝐍 [ SELESAI ]
  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • Rolling In The Deep

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido