Story cover for Only A Hope by gityaadiba
Only A Hope
  • WpView
    LECTURAS 5,564
  • WpVote
    Votos 269
  • WpPart
    Partes 16
  • WpView
    LECTURAS 5,564
  • WpVote
    Votos 269
  • WpPart
    Partes 16
Concluida, Has publicado feb 16, 2014
Aku hanya ingin menjadi sebuah bintang. Bukan hanya karena dia bisa memancarkan cahaya nya sendiri, tapi karena  Dia yang tetap bersinnar walau terhalang oleh cahaya sang bulan yang tak lain adalah sahabat nya sendiri. Dia yang tetap ada walaupun hanya terlihat sebesar tanda titik di atas kertas. Bukan kah itu indah? Bisakah aku seperti dia?
Tetapi, bukankah setiap orang akan menjadi dia yang istimewa di atas langit hitam nan jauh di sana?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Only A Hope a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#722teen
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
You're Here, But Not For Me de MyMiela
8 partes Continúa
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
flashback~ de iwvlyhhh
20 partes Concluida Contenido adulto
entah apa yang membuat hati aku tidakk yakin untuk bisa melupakanmu,untuk bisa menjauhimu.karna bagiku, aku tidak lagi dalam sebuah awalan percintaan ini adalah isi paragraf dalam ceritaku,aku tau ini semua akan membuatmu risih karna sikapku yang terus menerus memkasakan agar aku selalu menjagamu lewat berkomunikasi,aku tau semua telah jelas dan bagiku,aku harus mengerti dan harus paham apa maksudmu apa mau kamu.aku hanya ingin kamu memberi aku perhatian lebih.aku tau kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dan wajar kalau kamu mencari wanita lain yang akan menemani hari-harimu.tapi apakah aku bisa berdiri tegak untuk melihat kamu bersanding dengan wanita lain?tidak akan mudah untuk berdiri kokoh dalam melewati angin yang terlihat biasa saja padahal angin itu keras dan bisa membuatku terbawa terapung-apung seperti halnya aku akan keterjerumus omongan oranglain tentang kamu atau hubungan kamu dengan wanita lain.apakah tidak ada rasa cinta dalam hatimu untuk ku?apa tidak ada lagi kesempatan untuk aku menjaga,menemani hari-harimu seperti tahun lalu?aku tau waktu tidak akan datang 2 kali aku hanya ingin kamu yang memulai obrolan bukan sebaliknya aku yang memulai dan aku juga yang mengakhiri karna sikapmu yang membuatku tidak lagi yakin bahwa aku bisa melanjutkan obrolan itu.perkataanmu,sikap dan prilakumu yang membuat aku selalu lemah dalam sebuah percobaan yang aku yakinkan kan bahwa aku bisa bisa dan bisa..please don't forget me:( i need you:) you are my everything:) I miss the memory while with you, you are the one who has managed to make me fall in love and heartbroken:')
DEARWA [END] de pramswarda
30 partes Concluida
Part Lengkap (End) The best cover nia_designn 🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼 🍋 🍋 🍋 🍋 🍋 🍋 Hi,aku Adera Warda Wijaya Aku hanya gadis biasa seperti kalian.Tak ada yang berbeda antara aku dan kamu.Siapa yang bilang kita berbeda? Itu hanya omong kosong. Aku adalah gadis biasa yang jauh dari kata sempurna,karena sempurna itu hanya milik Allah SWT.Seperti hatiku seutuhnya milik Allah.Lalu ketika aku mengenal Dia,dia adalah seseorang yang membuatku tahu arti sesungguhnya cinta,kasih sayang,dan ketulusan. "melangkahlah kedepan jangan pernah kamu mundur meski hanya selangkah,arungilah samudra hingga kamu mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan meski tanpa ku."-Adera "Jika aku melangkah dan mengarungi samudra sendirian,maka aku tak akan sampai pada titik temu.Seperti halnya bintang dan bulan,bintang tak akan bersinar tanpa bulan"-Razka "Baiklah,Aku punya satu kata sok bijak hahah,entahlah otakku tiba tiba mendapatkanya. Jika aku mampu membuatmu jatuh cinta denganku sebab ibadah Allah,terimakasih kamu telah mencintaiku karena-NYA.Melangkahlah ketika Allah lebih memilihku,melangkahlah ketika tanganku tak lagi dapat kau genggam,melangkahlah ketika tubuh ini tak lagi menjadi makmum mu,melangkahlah jangan pernah kamu berhenti.Sesungguhnya Allah lebih suka orang yang berusaha daripada orang yang mudah menyerah" ucapanya sambil memandang langit bulan dan bintang "Aku akan meminta dalam dzikir dan do'aku,agar calon makmumku tetap berada dalam dekapanku.Agar aku dapat menjadi imamnya"-Razka merasa ada yang janggal namu ia tetap tenang. . . ♡jangan jadi silent readers ♡jangan pelit voment : ( Ikuti terus cerita aku💙 Dan ini real dari karya aku,hayal-hayal ku.Dan jangan diCopy Paste ya,buat cerita tuh gak segampang goreng tempe tinggal bolak balik guys😢 So follow always my story🙏 Follow my ig @Pramastyapra
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
You're Here, But Not For Me cover
My Paradise Friend [Completed] cover
Kamu [SELESAI]✔ cover
flashback~ cover
Seperti Bintang cover
Aku Kamu Dan Dia cover
DEARWA [END] cover
Eyes cover
SCORPIO cover
THE STAR cover

You're Here, But Not For Me

8 partes Continúa

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.