Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Pudjo Riswantoro  : Balada Swandaru Geni (Sempalan Api di bukit Menoreh)i

Pudjo Riswantoro : Balada Swandaru Geni (Sempalan Api di bukit Menoreh)i

  • WpView
    LECTURAS 860
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 23, 2017
WpInfo
No ficción
Oleh : Pudjo Riswantoro (Ries) ----------------------------------------------------------------------- Berawal dari rasa rindu yang membuncah atas karya-karya Ki SH Mintardja serta dorongan dari beberapa teman, akhirnya saya memberanikan diri menulis kisah sempalan ini. Sengaja saya mengulas lebih banyak tentang kegalauan seorang tokoh yang selama ini banyak dicibir dan membuat para pembaca gemas bahkan setengah benci, yaitu Swandaru Geni. Sesungguhnya, watak, sikap dan sifat Swandaru Geni adalah sebagian cerminan dari diri kita semua. Adalah sangat membanggakan menjadi seseorang yang baik dan sakti mandraguna sebagaimana Agung Sedayu, kakak seperguruan Swandaru Geni. Akan tetapi, menjadi seseorang yang baik dan sakti setelah ia mengalami proses penyadaran yang panjang dan melelahkan rasanya akan jauh lebih menarik. Sebagaimana kisah Sunan Kalijaga yang sebelumnya adalah brandal Lokajaya dan berubah menjadi Wali yang sangat disegani dan di kagumi kalangan umatnya. Semoga bisa sedikit memberi rasa penghiburan atas dahaga cerita silat Nusantara
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DANDELION, (Help Me To Be Happy Again)
  • Change Of Destiny (Tamat)
  • A Reader Who Wants A Happy Ending
  • KALINDRA
  • ARGAN
  • Alefandra
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)

DILARANG KERAS PLAGIAT!! CERITA MURNI DARI OTAK PENULIS!! _Ini bukan hanya perihal seseorang mencari kebebasan, tapi bagaimana cara menyusun semuanya menjadi lebih baik._ Di lantai dua yang sempit dan pengap, amarah meledak tanpa sempat di saring. Dua remaja laki-laki yang di kenal bersahabat dari kecil itu, berkelahi. Bukan karena cemburu, seperti kebanyakan persahabatan yang menyukai satu gadis yang sama, melainkan karena pengkhianatan paling menjijikkan. Kata-kata penuh amarah kala itu berubah menjadi sebuah dorongan, dan dorongan itu berganti dengan hantaman, membuat suatu hal yang tak pernah terbesit dalam bayang itu, menjadi sebuah tragedi mengerikan. Sosok yang kehilangan keseimbangan karena tinjuan keras kala itu membuat sekejap keseimbangan itu lenyap, waktu seakan berhenti. Dari bawah, seorang gadis hanya sempat mendengar suara jatuh dengan dentuman yang memekakkan. Wajah itu menghantam lantai dengan keras, tepat di hadapan netra nya, membuat cipratan darah itu mengenai sebagian seragam olahraga yang masih dikenakan dirinya. Warna merah pekat itu kontras, terlalu nyata, terlalu dekat. Tubuhnya kaku, paru-paru nya lupa cara bernapas. Dunia rasanya menyempit, melihat tubuh itu tergeletak tanpa gerak. Ingin berteriak, namun suaranya terkunci di tenggorokan. Ingin berlari, namun lututnya tak mampu untuk melangkah. Satu peristiwa, satu rekaman terlarang, dan satu jatuh yang mengubah segalanya. Apakah suatu kebenaran akan terungkap, atau justru terkubur bersama darah di lantai dingin itu? Bagaimanakah kisah selanjutnya? di temani latar belakang yang kurang baik, bahkan yang telah hancur?... Kalo kalian penasaran sama kisah kelanjutannya, baca secepetanya ya semoga sukaa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido