GOOD BYE
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 24, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Pagi hari ini, aku bangun gak seperti hari biasanya. Mataku terbuka tanpa aku mendengar suara alarm handphoneku yang sebelumnya tak pernah bisa untuk membangunkanku setiap pagi dan kulihat handphone masih tergeletak di samping bantal. Namun kupikir itu gak jadi masalah, soalnya aku masih bisa bangun tepat waktu. Cepat-cepat kubereskan selimutku dan tempat tidurku dengan rapi dan akupun segera beranjak ke kamar mandi. Selesai mandi, aku segera mengenakan seragam putih abu-abu'ku dan setelah itu aku beranjak pergi ke rak sepatu dan segera memakai sepatu hitam bertali lengkap dengan kaos kaki putih. Setelah persiapanku selesai, akupun keluar dari kamar. Kuturuni anak-anak tangga yang menghubungkan lantai atas dengan lantai bawah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙹𝙰𝙽𝙳𝙰 𝚂𝙴𝙱𝙴𝙻𝙰𝙷 𝙼𝙴𝚁𝙴𝚂𝙰𝙷𝙺𝙰𝙽✅
  • The Twin Hearts
  • Kisah {Complete}
  • 𝐁𝐞 𝐌𝐢𝐧𝐞! (𝙕𝙚𝙚𝙙𝙚𝙡)✅
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • wolf find her love
  • sister's regrets CH2 (END)
  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • Dijodohin OSH •Ooh Sehun• [Complete] ✔

"Awss, Adel, tolong aku?" "Hei, kamu baik-baik saja? Ada apa?" "Kakiku sakit. Bisakah kau bantu aku keluar dari kamar mandi?" "O-oh, tentu. Bolehkah aku masuk?" "Ya, silakan masuk." Adel ragu-ragu memasuki kamar mandi. Dia melihat Grace duduk di lantai, hanya dibungkus handuk sambil memegangi kakinya. Ada memar besar di pahanya, hampir hitam dan biru. Sebagai seorang dokter, dia dengan cepat mengangkat Grace ala bridal style, membawanya keluar dari kamar mandi dan dengan lembut mendudukkannya di tepi tempat tidur. Adel dengan hati-hati sedikit menyingkap handuk, memperlihatkan seberapa parah lukanya. Dia memeriksa dengan saksama. Adel dengan lembut menyentuh bagian luar memarnya, hanya untuk memastikan. "Ssshhh... aaahhhh... sakit, Del..." Kenapa desahannya terdengar begitu... memikat? Adel mengambil kompres dingin dan kembali untuk membantu mengobati luka Grace yang terlihat masih meringis kesakitan. Berlutut di hadapannya, Adel mencondongkan tubuh lebih dekat, dengan lembut meniup area yang memar saat dia mengoleskan kompres. Dari sudut pandang matanya, bagian tubuh Grace yang biasanya tersembunyi, sepenuhnya terpapar. Ya Tuhan, mataku ternodai, tapi... itu benar-benar indah. *** Start: 18 Maret 2025 End: 15 Desember 2025 *** #1 in kinal (05-08-2025) #1 in delgre (13-08-2025) #1 in olla (04-09-2025) #3 in adel (11-10-2025) #1 in veranda (24-10-2025) #3 in jkt48 (27-10-2025) #2 in gracia (14-11-2025) #2 in oniel (07-12-2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines