Berhenti berharap [tamat]

Berhenti berharap [tamat]

  • WpView
    LECTURES 47,260
  • WpVote
    Votes 1,282
  • WpPart
    Chapitres 35
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 18, 2020
Kisah anak smp yang ingin di tembak oleh cowok yaitu pacar sahabatnya sendiri dia pun mendekati dan berusaha mencari perhatian sang pria yang bernama rey saputra, Pria itu sempat sedikit risih atas perlakuan karyn yang menurutnya berlebihan. Namun gadis manis yang berusia 13 tahun ini tidak pantang menyerah. Membuat rey benar-benar kesal dan membentaknya. Merasa lelah, penat atas semua perlakuan rey karyn berhenti mencari perhatian. Berhenti berharap! Namun takdir berkata lain. Pria ini malah menyukai karyn dan berencana menikahinya. Akhirnya mereka berdua menikah.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Say Bye
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • Oh My Love
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Adek ©
  • ZAYDA
  • From Friends To Lovers
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu