Sentier

Sentier

  • WpView
    Reads 2,482
  • WpVote
    Votes 289
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 2, 2020
Aura Mentari Senja, gadis yang pemberani dalam hal apapun sebut saja menyatakan perasaannya terang-terangan secara langsung kepada Januar Affandi Tak hanya itu mengejar Januar adalah keharusan bagi Mentari, sementara Januar sengsara, ia muak terhadap sikap Mentari yang terlalu berlebihan. Namun, ada hari dimana semua tak seperti biasa karena salah paham dan keegoisan, ujian itu kembali datang. Tapi. Perjuangan, kesetiaan, dan cinta mengalahkan kehancuran. Notes : dikit memang sinopsis nya, bisa dilanjutkan dengan membaca cerita ini. Ready? ©copyright by salmatia
All Rights Reserved
#896
pengagum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • VERMILION RETRIBUTION
  • Her Life as a Secret Admirer
  • Andira [End]
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • Bulan & Mentari [ Terbit ]
  • Naura & Lukanya
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Waktu?

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines