Memorie Love

Memorie Love

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 28, 2019
"Tolong jangan kembali lagi , Kamu hanya setitik nila yang merusak selembar kain sutra yang berharga " ~Bryony Leanna Bluesky~ "Mata yang sangat indah , Tapi saat menatapku sinar keindahannya meredup " ~Higuan miliano Wybert~ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Menulis adalah suatu pengalihan emosi jiwa, menuangkan dalam bentuk tulisan dalam rangkaian kata-kata . Maaf jika ada kesamaan Nama Tokoh , Setting , Latar Belakang ,dan Kalimat yang tidak disengaja . Ini murni pemikiran saya sendiri yang suka mengkhayal didunia mimpi dan masih abal-abal dalam menulis , Keberanian menulis ini dikarnakan otak yang terasa penuh . Story by:novilay 24 Oktober 2017 © Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang
All Rights Reserved
#11
memorie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salju Pertama di New York
  • Rumahku, di Hatimu (The Beginning of Undeniable Love Series)
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • [End] Behind The Color
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • [END] Sorry, But it's Too Late
  • RadenRatih
  • Broken
  • Aerilyn
  • SENJA UNTUK SAGARA

Menjadi putri seorang pengusaha ternama, tidaklah membuat Anna merasa bangga. Gadis berdarah seni itu tidak menyukai popularitas. Terlebih ayahnya selalu membanding-bandingkan Anna dengan prestasi kedua kakaknya, membuat Anna semakin benci terlahir dalam keluarga mereka. Karena pertengkarannya dengan sang ayah, Anna memutuskan untuk pergi. Mempertemukannya dengan Axelle Adams, seorang pria tampan yang memiliki hobi mempermainkan perasaan wanita berwajah Asia. Apakah Axelle mampu menopang Anna yang sedang berada di titik terbawah dalam hidupnya? Mampukah pria itu menjadi penengah antara Anna dan keluarga? Kisah ini tentang cinta, luka, keluarga, dan masa lalu. *** "Menjauhlah dariku." "Kenapa?" "Aku tidak sebaik yang kau pikirkan." "Aku tidak peduli siapapun dirimu." "Aku tahu kau seorang gadis yang baik, dan aku takut suatu saat kau akan hancur karenaku." "Hidupku bahkan sudah hancur jauh sebelum aku mengenalmu." *** (Follow dulu sebelum baca)

More details
WpActionLinkContent Guidelines