Hari-hari Tanpa Mimpi

Hari-hari Tanpa Mimpi

  • WpView
    Reads 864
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 29, 2018
Retrospeksi di dua kota; Cyberjaya-Putrajaya Apakah yang menjadikan sesuatu tulisan itu sebagai sajak? Saya ingin terus percaya bahawa sajak sebagai genre puisi moden bukanlah sekadar pematuhan rima, pematahan kata, kecenderungan wujudnya gaya bahasa atau sekadar luapan perasaan semata-mata. Sajak merupakan sehimpun kata-kata yang ditemukan wujudnya ketika kita mencari atau tidak, ia perlu kepada suatu desakan yang kuat untuk tumbuh dan menerima tubuhnya sendiri sebagai sebuah sajak. Ketika saya ingin mula menulis sajak, samada terdapat seberkas kata yang menggambarkan nyalarasa atau gambaran nyalarasa awal yang memerlukan kata-kata untuk menghuraikannya; saya namakan dua situasi ini sebagai pucuk api untuk membangunkan sajak. Dengan melihat begini, dapatlah saya menganggap kata-kata tersebut belum terikat dengan apa-apa pematuhan (rima, bunyi), sebaliknya ia boleh berkembang-nyala sebebasnya menurut nyalarasa, sebelum timbunan kata itu menemui jasadnya. Hari-hari Tanpa Mimpi © Karim Mohd, 2017 Foto kulit: 'City' oleh Foundry
All Rights Reserved
#65
sastera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Buku of Poem
  • Sara Isabella
  • Benci Mr. Tengku √
  • Jasad
  • My 'Everlin Darlisya'
  • Sejarah Dari Mata Pengalah
  • PUISI TAK FABULOUS
  • AKU: Seorang Yang Gagal
  • Taming The Bad Girl

Melayu : Kepada pembaca, Puisi-puisi ini bukannya diari utama Bacalah jika kamu suka Semoga lakaran 'Buku of Poem' ini memberi manfaat Walaupun agak sedikit rumit dan tersirat Usahalah untuk hayati dan fahami. English : Dear reader, This is my masterpiece Please read it with your heart Do not need to read faster I need my poem to be understand So maybe it's you.. The person who's understand it. XOXO I'm really sorry if my grammar in my poem is so bad or whatsoever please just close your eyes about it. Kenali Penulis: INSTAGRAM: @hasanahnsr | @myhasanahs TWITTER: @hasanahss TIKTOK: @hasanahnasir

More details
WpActionLinkContent Guidelines