
"Bawa aku pergi" ucap Qila dan lelaki itu hanya mengernyit tak mengerti. "Bawa aku pergi, bawa aku lari, dari orang di masa lalu, dari kenangan yang terus membelenggu, dari semua derita duka ini. Bawa aku, kumohon" lanjut Qila. Lirih, lemah dan sarat akan penderitaan. Dan lelaki itu, hanya dapat mendekap Qila, menghujaninya dengan usapan di rambut, dan merapal doa dalam hati seraya mengangguk dan berkata "ayo"All Rights Reserved
1 part