Story cover for Close by henidagarnizangrhn
Close
  • WpView
    Leituras 140
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 140
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em out 25, 2017
"Ketika angin berbicara soal rindu.
Aku ingin sekali menegur, bahwa debu pun merindukannya.
Ketika rindu berbicara soal hati.
Aku tak ingin berbicara sedikit patah dua kata pun.
Karena aku sudah layu.
Hati ini tak bisa lagi berbohong.
Bahwa aku masih benar nyata mencintainya." - Ghina
.
.
.
.
.
"Tolong cermati dan pahami.
Buku ini sudah penuh dengan segala kisahmu.
Pena inipun sudah bosan menulis penjabaran doa tentangmu.
Dan langit inipun menjadi saksi.
Bahwa aku benar mencintaimu sejak dulu.
Maka dari itu,
Ku mohon jangan diam saja.
Bertindaklah sesuatu.
Seperti halnya belajar menerimaku.
Walau ku tahu duri yang kutancap begitu dalam. 
Tapi sungguh aku sangat mencintaimu." - Ghino
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Close à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Melangkah Tanpa Arah , de haechanah05
7 capítulos Em andamento
Tidak semua orang punya orang tua yang bisa diandalkan. Ada kalanya kita yang diandalkan oleh mereka, di setir layaknya robot tanpa punya rasa. mereka tak mau mendengar sedikit pun keluhan, semuanya harus tertata sempurna, selayaknya Tuhan yang tanpa kekurangan. kisah empat remaja, yang berusaha bertahan ditengah luka yang mereka punya, tentang masalah keluarga yang berbeda, namun dengan torehan luka yang sama. "capek bangett fuck, pengen pulang aja rasanya, tapi kemana gue harus pulang? " hanan "ke gue, pulang ke gue, anggap gue rumah lo, rumah kalian" nata "nat, peluk gue, gue butuh di puk-puk, sambil di pat-pat, perihal gue yang lima bulan lebih dulu minum susu, gue tetep butuh pelukkan lo. Hari ini ibu datang lagi, dia minta duit hasil gue meres keringet" raga "sini gue peluk, sambil puk-puk dan pat-pat. gapapa ya? nanti allah ganti duit lo yang lebih banyak dari yang lo kasih, buat makan nanti, lo ga usah pusing, nanti gue masakin lo tiap hari, kalo ada kebutuhan lo bisa pake uang gue dulu" nata "nat, gue pengen mati aja, hidup juga percuma, bokap selalu mukul gue, gue capek nat" jagat "sutt ga boleh ngomong gitu, sini lukanya gue obatin, kalo capek istirahat ya, jangan Coba-coba buat mati, mati bukan suatu hal yang bisa dicobain, capeknya dibagi sama gue, biar lebih ringan" nata "gue ga seberguna itu ya? gue ga seberharga itu ya? apa salah gue bodoh? gue juga ga mau terlahir jadi orang bodoh" nata "nat yang perlu lo tau, lo itu berharga buat kita, lo permata yang wajib kita jaga keindahannya" jagat "lo ibarat penerang di kegelapan, lo sangat amat berharga, tangan mungil lo ini, yang udah narik kita dari lingkaran setan" hanan "lo ga salah, dan lo ga bodoh, lo terlalu pintar, dan terlalu berharga buat kita" raga #00line #renjun #jeno #haechan #jaemin
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Melangkah Tanpa Arah  cover
Mencintaimu Dalam Diam     (On Going) cover
MARSHA (END) cover
Pelangi di Balik Hujan Rindu cover
GrapicH [✔] JOHNTEN FML cover
Never Be The Same cover
Seberkas Rindu cover
Printemps cover
Irreplaceable 2 (END) cover

Melangkah Tanpa Arah

7 capítulos Em andamento

Tidak semua orang punya orang tua yang bisa diandalkan. Ada kalanya kita yang diandalkan oleh mereka, di setir layaknya robot tanpa punya rasa. mereka tak mau mendengar sedikit pun keluhan, semuanya harus tertata sempurna, selayaknya Tuhan yang tanpa kekurangan. kisah empat remaja, yang berusaha bertahan ditengah luka yang mereka punya, tentang masalah keluarga yang berbeda, namun dengan torehan luka yang sama. "capek bangett fuck, pengen pulang aja rasanya, tapi kemana gue harus pulang? " hanan "ke gue, pulang ke gue, anggap gue rumah lo, rumah kalian" nata "nat, peluk gue, gue butuh di puk-puk, sambil di pat-pat, perihal gue yang lima bulan lebih dulu minum susu, gue tetep butuh pelukkan lo. Hari ini ibu datang lagi, dia minta duit hasil gue meres keringet" raga "sini gue peluk, sambil puk-puk dan pat-pat. gapapa ya? nanti allah ganti duit lo yang lebih banyak dari yang lo kasih, buat makan nanti, lo ga usah pusing, nanti gue masakin lo tiap hari, kalo ada kebutuhan lo bisa pake uang gue dulu" nata "nat, gue pengen mati aja, hidup juga percuma, bokap selalu mukul gue, gue capek nat" jagat "sutt ga boleh ngomong gitu, sini lukanya gue obatin, kalo capek istirahat ya, jangan Coba-coba buat mati, mati bukan suatu hal yang bisa dicobain, capeknya dibagi sama gue, biar lebih ringan" nata "gue ga seberguna itu ya? gue ga seberharga itu ya? apa salah gue bodoh? gue juga ga mau terlahir jadi orang bodoh" nata "nat yang perlu lo tau, lo itu berharga buat kita, lo permata yang wajib kita jaga keindahannya" jagat "lo ibarat penerang di kegelapan, lo sangat amat berharga, tangan mungil lo ini, yang udah narik kita dari lingkaran setan" hanan "lo ga salah, dan lo ga bodoh, lo terlalu pintar, dan terlalu berharga buat kita" raga #00line #renjun #jeno #haechan #jaemin