We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Bakery

The Bakery

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"....Ada yang bilang hidup itu seperti roti. Berawal dari berbagai bahan kecil seperti tepung, gula, ragi, dan lain-lainnya. Sedangkan hidup, berawal dari berbagai ilmu/pelajaran dan juga pengalaman yang bisa kita ambil untuk mengubah diri kita menjadi yang sekarang ini......" (Wildan/Wifi) *** Saat dia mengucapkan kalimat tadi, entah kenapa kepalaku tiba-tiba terasa sakit..... "Aku... Aku pernah mendengar kalimat itu sebelumnya-Tapi kapan!!! Dan siapa yang bersamaku saat itu!!! Makin lama ingatan itu membuatku sakit kepala. Aku... Aku tidak ingat kapan itu pernah terjadi.... Aku tidak bisa mengingatnya...." (Fida Ayu) The bakery, menceritakan seorang cowok imut semanis kue yang tanpa sengaja bertemu dengan seseorang cewek cantik yang berniat ingin membunuhnya saat dirinya dilema antara persaudaraan dan cinta. "Siapa saja tolong aku!!! aku masih ingin hidup. Aku tidak mau mati muda."
All Rights Reserved
#759
schoollife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • Crazy Couple [End] ✔
  • TERA
  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • AURORA
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • 「Dear Biru」 ✔
  • My Boyfriend Is Playboy

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines