When We Meet Again

When We Meet Again

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2018
To : Mentari Atmaja Jangan terlalu sering tersenyum Karena senyum itu Mampu menyeretku kembali ke Masa laluku yang... To : Fajar Fernando Orang yang dari luar terlihat bahagia, Senang, ceria, bebas tanpa masalah Biasanya adalah orang yang Paling banyak memyimpan kesedihan 🌿🌿🌿 Ini cerita pertama aku. Silahkan dibaca ya. Maaf kalau masih aneh ataupun gak jelas 🙇 Terimakasih yang telah mau berkunjung 🙇
All Rights Reserved
#668
fajar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • Secret Admirer || UN1TY × StarBe [END]
  • SEMESTAKU
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • Run Away (Jakarta)

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines