Who are you.

Who are you.

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 11, 2019
Hatiku terasa tak bernyawa, hanyut dalam arus kepedihan. Tapi aku bahagia. Semua orang peduli padaku. Tapi..... Tanpa mereka sadari. Aku tau bahwa Mereka mempermainkan diriku. Aku sedih. Mereka diam, seperti menyimpan rapat- rapat rahasia. Rahasia tengtangku yang tak akan mereke ungkap. Aku sendiri. Hening. Sunyi. Sampai aku tak dapat mendengar suara tangisku sendiri Tapi dulu... Rasanya tak seperti ini Banyak pertanyaan yang menghantuiku Kenapa bisa? Mengapa? Dan terlebih lagi Siapa!?
All Rights Reserved
#71
horrorfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Ar.
  • Gone(✔)🔚
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Cerita Tentang Kita
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • Bara & Tara
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • Ilusi
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines