Story cover for Lenyap by trsh27
Lenyap
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado oct 27, 2017
Suara derap langkah gontai itu memecah sunyi. Tak lama, sang empunya kaki menghentikan langkahnya, membuat kesunyian kembali menyelimuti lorong ini. Tubuhnya membeku, matanya terpaku pada sosok dihadapannya.

Cklek.

Seorang pria tampan dangan mengenakan jaket denim kemudian keluar dari sebuah ruang pasien, yang juga tepat didepannya. Membuat mata Kenta otomatis menoleh ke arah pria itu.

"Apa kau kenal gadis itu?" Tanya Kenta. 

Pria itu mengernyit, ia tak mengerti dengan apa yang dibicarakan Kenta.

"Gadis itu, kau tidak mengenalnya?" Tangan kanan Kenta menunjuk pada gadis yang tengah duduk dilantai dan menangis tepat disamping pria itu.

"Aku kira dia juga keluarga pasien yang dirawat diruangan ini." Lanjutnya.

Pria itu semakin mengernyit, dia menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.

"Begini, sebenarnya aku tidak tahu pasti siapa yang salah disini. Mungkin ada baiknya jika kau memeriksakan kesehatan jiwamu, atau paling tidak periksakan kesehatan mata mu pada dokter, karena tak ada siapapun disini. Permisi." Pungkas pria itu lalu pergi. 

Kenta hanya memandanginya sambil menganga, dalam otaknya ia mencerna ucapan pria itu dalam-dalam.

"Sial! Dia mengira aku ini gila ya? Padahal aku hanya ingin membantu gadis malang ini." Gumam Kenta.

Ia mengalihkan pandangannya dari pria itu menuju sang gadis yang tengah menangis tadi. Namun gadis itu menghilang, ia tak ada ditempatnya semula. 

Kenta mengedarkan pandangannya ke sekitar, tapi ia tak menemukan gadis itu, hanya ada beberapa perawat rumah sakit dan pria tadi yang bergerak semakin menjauh.


"Gadis tadi itu hantu ya?" Batin Kenta.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Lenyap a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Eternal Kindness (Princess Giania And The Witch From The Past) [COMPLETED] de DeWarMan
16 partes Concluida
Namaku Giania, semua orang memanggilku putri Giania alasannya tentu saja karena ayahku seorang Raja yang memerintah di sebuah kerajaan yang besar. aku putri tunggal di kerajaanku sehingga aku pun merupakan seorang putri mahkota. tapi aku sangat bosan dengan kehidupan di dalam istana, aku ingin sebuah kebebasan sehingga aku mengkhianati Raja dan melarikan diri dari Istana. setiap hari aku hanya melarikan diri dari kejaran prajurit istana yang diperintahkan untuk membawaku kembali ke istana. Tapi aku selalu berhasil melarikan diri dari mereka karena kekuatan sihir yang aku pelajari diam-diam di istana. Dalam pelarian itu, aku bertemu dengan seorang pria misterius yang memiliki paras menawan di mataku. dia memiliki kekuatan luar biasa, semua benda di sekelilingnya bisa menjadi senjata mematikan ketika berada di tangannya. Bahkan sehelai daun layu pun bisa menyayat hingga memenggal leher seseorang. Kekuatan sihirkah itu? pria misterius itu selalu menolongku dan ku putuskan untuk menjadikan dia pengawalku. namun aku terkejut ketika mengetahui pria misterius itu kehilangan ingatannya, karena itulah aku memutuskan untuk berpetualang bersamanya demi mencari ingatannya. Berbagai kejadian aneh dan mengerikan terjadi dalam perjalanan kami, bahkan prajurit istana tak henti-hentinya mengejarku. berhasilkah aku terus melarikan diri dari kejaran prajurit istana? kejadian aneh dan mengerikan seperti apa yang menemani petualanganku? dan siapakah sebenarnya pria misterius yang kuat ini? temukan jawabannya dalam kisahku. HAPPY READING, VOMENTNYA JANGAN LUPA YA ...
My Little Monster - Completed de octrouble_mg
39 partes Concluida Contenido adulto
Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.
Rasa Dalam Sujudku de SantiPita
56 partes Concluida
(SPIRITUAL - ROMANSA) Kisah gadis cantik yang harus terombang-ambing dalam masalah hati. Ketika sosok yang selalu diidam-idamkan bahkan harapan bersama pun sudah di depan mata, namun semesta memisahkan dengan adanya perjodohan, lantas berakhir dengan kekacauan hati. Dia lebih memilih mengunci pintu hatinya untuk siapapun yang berusaha mendobraknya, menolak kepercayaan tentang cinta dan segala carut-marutnya. Seorang dokter tampan dengan sifat percaya diri tingkat dewa dan karakter nyelenehnya menawarkan hati kepada gadis yang ditemuinya di kantin rumah sakit, yang merupakan adik dari sahabat karibnya. Serta bersedia menjadi pembimbing untuk gadis yang berhasil menaklukkan hatinya itu disaat kisah masa lalu berhasil merenggut kepercayaannya terhadap cinta. Dia merelakan setiap detiknya untuk membasuh luka gadis cantik yang cintanya dipermainkan oleh drama semesta. Tak pernah terbayangkan, rasa terhadap seseorang yang selalu Syakila sebut namanya dalam setiap sujudnya harus kandas. Rasa cintanya diharuskan berpaling pada sosok yang bersedia menjadi pembimbing dalam sujudnya. Meski ada sedikit hati yang ditaruh di raga sang dokter, tapi egonya lebih tinggi dari pandangannya terhadap cinta. Karena lagi-lagi drama semesta mempermainkan keberadaan cinta mereka. Lantas bagaimana kisah mereka yang diadu dalam kepura-puraan dan memilih menyimpan rasa, padahal mereka saling menaruh hati satu sama lain? Akankah Syakila takluk dengan segala bujuk rayu maut ala dokter Rafka? Ataukah masih terus terpaku dalam kisah masa lalu? Akankah dia menerima dokter kocak itu ataukah memilih setia dengan egonya dan segala prespektif negatif tentang cinta? ~~~~~~~ Semua yang ada dalam cerita ini murni terlahir dari pikiran saya pribadi, dan semua karangan yang saya buat adalah fiksi!! Utamakan membaca Al-Qur'an ya teman-teman😊
The Kwons: Life, Love, And Ghosts de Qasmene
11 partes Continúa Contenido adulto
Rupanya setelah pulang dari liburan kali itu, sesuatu ikut pulang bersama keluarga Kwon tanpa diminta. Hoshi, sang kepala keluarga yang mampu berkomunikasi dengan sosok tak kasat mata, telah diperingatkan oleh sesosok hantu yang berteman dengannya, tetapi dia menganggap peringatan itu tidak jelas sehingga dia tidak ingin membicarakannya. Meskipun peringatan itu sejujurnya terus menghantuinya, tapi siapa sih yang mau kehidupan keluarga yang selama ini damai dan bahagia, tiba-tiba diganggu oleh peringatan yang tidak terlalu enak didengar? Menikah dengan lelaki yang mampu berkomunikasi dengan sosok tak kasat mata menjadikan Yuju manusia biasa yang bisa berteman dan berkomunikasi dengan hantu, yang bahkan tidak bisa dia deteksi kehadirannya dengan seluruh indra yang dia punya. Biasanya mereka perlu perantara untuk berkomunikasi, tapi bagaimana jika suatu waktu, ketika dia mencoba berkomunikasi dengan teman hantunya, bukanlah sang teman yang menjawabnya, melainkan sesuatu yang lain? Niki percaya dia mewarisi kemampuan ayahnya setelah melihat sesosok wanita yang duduk di sofa ruang keluarga, walau hanya sekilas. Dia melakukan banyak hal demi bisa melihat hantu lagi, seperti pergi ke tempat-tempat yang katanya angker. Dia tidak pernah bisa melihat hantu di gudang penyimpanan rumahnya sendiri, tetapi adiknya Ifika, bisa melihatnya. Kejutan untuk keluarga Kwon tidak hanya berhenti sampai di sana. Kejutan-kejutan lain juga bermunculan seakan sudah menanti kesempatan. Bagaimana mereka akan melewati itu semua?
Love Is You (Tamat) de Atiya_AW
39 partes Concluida
Gadis pertama berdiri tegang melihat gadis kedua terduduk lemah di atas kursi roda. Wajah gadis kedua pucat. Ada kesakitan yang merayap di wajah gadis itu. Namun dia berusaha menyembunyikannya dengan memalingkan wajah. Gadis pertama masih shock sejak di IGD tadi dokter jaga menjelaskan bahwa kandungan gadis kedua tidak bisa dipertahankan lagi akibat perdarahan yang dialaminya. Gadis kedua hamil? Gadis kedua mengandung sebuah janin? Siapa... siapa yang melakukannya? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala gadis pertama. Semua kebingungan dan kepanikan bercampur menjadi satu. Tidak tahu harus berkata apa. Tidak mengerti harus bertanya apa. Dia hanya diam membeku seperti orang bodoh. Tapi tatkala melihat raut wajah gadis kedua, gadis pertama tidak ingin bertanya apa-apa lagi. Apalagi ketika melihat gadis kedua menekuk perutnya karena sakit saat diminta berbaring di sebuah ranjang ginekologi, gadis pertama merasa iba. Belum hilang kebingungan mereka, pertanyaan seorang perawat malah membuat keadaan semakin menegangkan. "Di mana suaminya?" tanya perawat itu dengan suara datar. Sepertinya perawat itu sudah bisa mengira apa yang terjadi ketika ada seorang pasien yang datang bersama teman-temannya. Bukan keluarganya. Gadis pertama memandang gadis ketiga yang sedang berdiri di sudut ruangan. Gadis ketiga pun terdiam membeku tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi matanya meredup lalu menundukkan kepalanya. Siapa suami gadis kedua? Menikah pun dia belum! Lalu sebuah suara lelaki menyentakkan mereka. Spontan mereka menoleh dan terkaget-kaget melihat siapa lelaki itu. "Saya suaminya." Bersamaan gadis pertama dan gadis ketiga melihat gadis kedua dengan ketegangan yang memuncak. Seolah menanyakan kebenaran jawaban lelaki itu. Tapi sayangnya gadis kedua memilih untuk berpaling. Lalu setetes air mata membasahi pipi gadis kedua. Melihat air mata itu, gadis pertama tidak perlu lagi bertanya. Dia sudah mengerti semuanya. Lalu tiba-tiba hatinya terasa sakit. Amat sakit.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Lentera Lily cover
Eternal Kindness (Princess Giania And The Witch From The Past) [COMPLETED] cover
My Little Monster - Completed cover
You Are Always In My Heart cover
Rasa Dalam Sujudku cover
The Kwons: Life, Love, And Ghosts cover
The Heart Of A Psychopath cover
Love Is You (Tamat) cover

Lentera Lily

2 partes Continúa

"Saat bernyanyi suaraku berubah menjadi suara katak." "Apa?!" Semua bermula ketika seorang kakek tua tiba-tiba saja memberikan sebuah lentera usang pada Lily. Namun siapa sangka jika lentera itulah yang akan merubah hidupnya nanti? Malam itu lentera miliknya tiba-tiba menyala, entah datang dari mana tapi puluhan kunang-kunang lah yang membuat lenteranya bercahaya. Saat itulah Lily menyadari hukumannya telah dimulai, ia harus menghilangkan gejala aneh yang mulai muncul pada orang-orang di sekitarnya, dengan bantuan kunang-kunang yang ia temui di gudang sekolah. "Memangnya aku dokter?" Hukuman itu adalah misi yang tampaknya mustahil, selain menyembuhkan penyakit hati orang lain, Lily harus belajar mengesampingkan kebenciannya dan mulai mengerti makna kepedulian yang sebenarnya, sambil berusaha agar tidak melanggar aturan yang membuat mulutnya terkunci. Namun mencari akar masalahnya saja tidak cukup, Lily juga harus menemukan obat penawar untuk mereka. Di tengah tantangan ini, Lily menemukan bahwa rahasia masa lalu dan rasa bersalah yang dipendam menjadi kunci untuk menyelesaikan misinya. Dengan begitu tugasnya selesai. Penasaran dengan ceritanya? Yuk, baca!