Lenyap

Lenyap

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 12, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Suara derap langkah gontai itu memecah sunyi. Tak lama, sang empunya kaki menghentikan langkahnya, membuat kesunyian kembali menyelimuti lorong ini. Tubuhnya membeku, matanya terpaku pada sosok dihadapannya. Cklek. Seorang pria tampan dangan mengenakan jaket denim kemudian keluar dari sebuah ruang pasien, yang juga tepat didepannya. Membuat mata Kenta otomatis menoleh ke arah pria itu. "Apa kau kenal gadis itu?" Tanya Kenta. Pria itu mengernyit, ia tak mengerti dengan apa yang dibicarakan Kenta. "Gadis itu, kau tidak mengenalnya?" Tangan kanan Kenta menunjuk pada gadis yang tengah duduk dilantai dan menangis tepat disamping pria itu. "Aku kira dia juga keluarga pasien yang dirawat diruangan ini." Lanjutnya. Pria itu semakin mengernyit, dia menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal. "Begini, sebenarnya aku tidak tahu pasti siapa yang salah disini. Mungkin ada baiknya jika kau memeriksakan kesehatan jiwamu, atau paling tidak periksakan kesehatan mata mu pada dokter, karena tak ada siapapun disini. Permisi." Pungkas pria itu lalu pergi. Kenta hanya memandanginya sambil menganga, dalam otaknya ia mencerna ucapan pria itu dalam-dalam. "Sial! Dia mengira aku ini gila ya? Padahal aku hanya ingin membantu gadis malang ini." Gumam Kenta. Ia mengalihkan pandangannya dari pria itu menuju sang gadis yang tengah menangis tadi. Namun gadis itu menghilang, ia tak ada ditempatnya semula. Kenta mengedarkan pandangannya ke sekitar, tapi ia tak menemukan gadis itu, hanya ada beberapa perawat rumah sakit dan pria tadi yang bergerak semakin menjauh. "Gadis tadi itu hantu ya?" Batin Kenta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lentera Lily
  • Eternal Kindness (Princess Giania And The Witch From The Past) [COMPLETED]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • You + Me (Dalam Tahap Revisi)
  • You Are Always In My Heart
  • Meneroka Jiwa 2
  • Hakujuu (the white beast project)

"Saat bernyanyi suaraku berubah menjadi suara katak." "Apa?!" Semua bermula ketika seorang kakek tua tiba-tiba saja memberikan sebuah lentera usang pada Lily. Namun siapa sangka jika lentera itulah yang akan merubah hidupnya nanti? Malam itu lentera miliknya tiba-tiba menyala, entah datang dari mana tapi puluhan kunang-kunang lah yang membuat lenteranya bercahaya. Saat itulah Lily menyadari hukumannya telah dimulai, ia harus menghilangkan gejala aneh yang mulai muncul pada orang-orang di sekitarnya, dengan bantuan kunang-kunang yang ia temui di gudang sekolah. "Memangnya aku dokter?" Hukuman itu adalah misi yang tampaknya mustahil, selain menyembuhkan penyakit hati orang lain, Lily harus belajar mengesampingkan kebenciannya dan mulai mengerti makna kepedulian yang sebenarnya, sambil berusaha agar tidak melanggar aturan yang membuat mulutnya terkunci. Namun mencari akar masalahnya saja tidak cukup, Lily juga harus menemukan obat penawar untuk mereka. Di tengah tantangan ini, Lily menemukan bahwa rahasia masa lalu dan rasa bersalah yang dipendam menjadi kunci untuk menyelesaikan misinya. Dengan begitu tugasnya selesai. Penasaran dengan ceritanya? Yuk, baca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines