PUISI BARU

PUISI BARU

  • WpView
    Reads 633
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 28, 2017
1 Jenis Jenis Puisi Baru beserta Pengertian dan ContohnyaJenis Jenis Puisi Baru beserta Pengertian dan Contohnya- Setelah sebelumnya kita memaparkan mengenai jenis jenis puisi dan jenis jenis puisi lama, maka pada kesempatan kali ini materi yang akan dibahas adalah jenis-jenis puisi baru. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, puisi baru merupakan salah satu jenis puisi di Indonesia. Untuk lebih memahami jenis jenis puisi baru beserta pengertian dan contohnya, berikut diuraikan dibawah ini. Selamat belajar. Pengertian Puisi Baru Puisi baru merupakan salah satu jenis puisi yang mempunyai bentuk yang lebih bebas dalam hal aturan. Baik itu aturan mengenai jumlah baris, suku kata, ataupun rima dan irama. Puisi baru tidak kaku seperti halnya puisi lama. Ciri-ciri yang bisa digunakan untuk mengenali puisi baru antara lain: *.Berbentuk simetris dan rapi *.Persajakan akhirnya teratur *.Pola yang dominan adalah pola sajak pantundan syair *.Hampir semua merupakan puisi empat seuntai *.Setiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis) *.Setiap gatra terdiri atas 2 kata, atau 4-5 suku kata.Jenis Jenis Puisi BaruSeperti halnya puisi lama, puisi baru juga terdiri dari beberapa jenis. Pembagian puisi baru didasarkan pada dua hal, yaitu berdasarkan isi dan bentuknya. Berikut diuraikan setiap jenis dari puisi baru berdasarkan isi dan berdasarkan bentuknya.
All Rights Reserved
#925
forever
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selaksa Noktah (END)
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Infinity
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • KIARA [End]
  • WITH YOU | END
  • Aksara Tak Bertuan
  • TENTANG RASA

Selaksa Noktah. Tolong tetap tinggal, saya tak terbiasa dengan orang baru. Kumpulan sajak sepuluh dasa seri pertama. Tentang ribuan noktah, yang saya rangkai menjadi kisah. Tentang ribuan titik, diantara peraduan detak dan detik. Tentang kita, yang hanya bisa menyatu dalam aksara. Tentang saya dan Tuan, di sepenggal masa semesta alam. Ini perihal sajak sementara. Sebab kita adalah dua alur yang berbeda. Hanya kebetulan saja bermain peran di masa yang sama. Saya adalah pemeran figuran yang berharap menjadi epilog. Meski peran saya dalam skenario Tuan selalu berakhir prolog. Saya adalah naskah yang mengharapkan Tuan menjadi titiknya. Meski tanda baca tentang Tuan selalu berakhir koma. #1 in ilusi - 28/7/2021 #1 in bait - 16/5/2021 #1 in goresanpena - 19/04/2023 #1 in lembayungsenja - 21/8/2021 #1 in poems - 19/04/2023 #3 in angan - 15/9/2021 #4 in katakata - 25/11/2021 #5 in sajak - 25/11/2021 #12 in poem - 15/9/2021 #19 in kata - 7/1/2022 #24 in poetry - 7/1/2022 #40 in puisi - 28/7/2021 @aulianpr_ 13/08/19 ~AULIA NP~

More details
WpActionLinkContent Guidelines