PUISI BARU

PUISI BARU

  • WpView
    Reads 648
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 28, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
1 Jenis Jenis Puisi Baru beserta Pengertian dan ContohnyaJenis Jenis Puisi Baru beserta Pengertian dan Contohnya- Setelah sebelumnya kita memaparkan mengenai jenis jenis puisi dan jenis jenis puisi lama, maka pada kesempatan kali ini materi yang akan dibahas adalah jenis-jenis puisi baru. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, puisi baru merupakan salah satu jenis puisi di Indonesia. Untuk lebih memahami jenis jenis puisi baru beserta pengertian dan contohnya, berikut diuraikan dibawah ini. Selamat belajar. Pengertian Puisi Baru Puisi baru merupakan salah satu jenis puisi yang mempunyai bentuk yang lebih bebas dalam hal aturan. Baik itu aturan mengenai jumlah baris, suku kata, ataupun rima dan irama. Puisi baru tidak kaku seperti halnya puisi lama. Ciri-ciri yang bisa digunakan untuk mengenali puisi baru antara lain: *.Berbentuk simetris dan rapi *.Persajakan akhirnya teratur *.Pola yang dominan adalah pola sajak pantundan syair *.Hampir semua merupakan puisi empat seuntai *.Setiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis) *.Setiap gatra terdiri atas 2 kata, atau 4-5 suku kata.Jenis Jenis Puisi BaruSeperti halnya puisi lama, puisi baru juga terdiri dari beberapa jenis. Pembagian puisi baru didasarkan pada dua hal, yaitu berdasarkan isi dan bentuknya. Berikut diuraikan setiap jenis dari puisi baru berdasarkan isi dan berdasarkan bentuknya.
All Rights Reserved
#42
sugih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Tak Bertuan
  • TENTANG RASA
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Luka Lara Luna || END
  • Musafir: Kumpulan Puisi dan Prosa [SUDAH TERBIT]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Selaksa Noktah (END)
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • alunan diksi (sudah Terbit)

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines