Kontradiktif

Kontradiktif

  • WpView
    Reads 576
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 5, 2018
Mutiara Zevanna. Gadis mungil yang suka berkendara dengan kecepatan yang cukup tinggi. Motornya selalu melesat secepat kilat. Matanya selalu menatap garang apa apa yang ada dihadapannya, tanpa rasa takut sedikit pun. Dibalik perangainya yang selalu semaunya dan sesukanya. Dibalik sikapnya yang sangat dingin kepada siapa pun. Nyatanya gadis itu menyimpan dan memendam sejuta luka, emosi, dan perasaan. Gadis itu tidak pernah menatap orang lain lebih dari 3 detik. Tidak pernah bicara panjang lebar kepada siapa pun, hanya berbicara seperlunya. Gadis itu juga tak peduli dengan orang-orang disekitarnya terlebih pada dirinya sendiri. Hingga seseorang, mengulurkan tangan kepadanya untuk keluar dari tempat tergelapnya. Dunianya pun berubah. Takdir berkata lain, disaat semuanya baik baik saja. Dunianya kembali hancur lembur dalam sekejap mata..
All Rights Reserved
#123
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor Almira
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • Delan [slow update]#SMW
  • Peluk Aku, Tuan
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Let Me Love You Longer
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • KEPERGIAN SENJA

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines