We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Quotes

My Quotes

  • WpView
    Reads 575
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sun, May 10, 2020
WpInfo
Poetry
Jangan terlalu membenci nanti suka dan, jangan terlalu menyukai juga nanti kecewa_yns
All Rights Reserved
#29
word
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • our little sunshine | sunoo
  • STOLEN FROM MY BROTHER | on going
  • Leonids
  • The Deal, The Genius, and The Girl
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • The relationship between boss and employee
  • pak dosen
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • mama...... papa....... aku hanya ingin bahagia bukan menderita

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines