Story cover for Childish by tazkyrzq
Childish
  • WpView
    LECTURES 565
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 565
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 28, 2017
"Ra, ayo kita pacaran!" Ajak Andra yang saat itu tengah duduk di halte bersama Adara, sepulang sekolah sambil memegang tangan kanan cewek yang berada disisinya.

"Hah? Avi ngomong apa?" Tanya Adara dengan memperlihatkan wajah bingungnya.

"Ayo kita pacaran, Gue suka lo"

"Suka?"

"Iya. lo lucu, gue jadi suka"




-Daviandra Fakhri Radhika
-Adara Azkia Sasikirana
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Childish à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#99childish
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
RAISEN, écrit par depzzz_
9 chapitres Terminé
Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
HADIAH UNTUK ADIKU cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover
Janji Sepasang Bintang (SELESAI) cover
My Doll {END} cover
Aderaga [ON GOING] cover
troublemaker VS ketos! ✔ cover
MY BABY GIRL  cover
Essentialy Love (SELESAI) cover
RAISEN cover

Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

54 chapitres Terminé

Memang benar, masa SMA itu masa yang paling indah. Masa dimana kita mulai mengenal apa arti cinta sesungguhnya. Ayra selalu menanamkan pada pikirannya, bahwa ia tidak boleh terlalu berharap bahwa percintaannya di masa SMA akan sangat bahagia. Layaknya seperti cerita di film roman picisan dan dari cerita novel-novel koleksi miliknya yang selalu ia baca. Namun apalah daya jika ia bertemu dengan seorang cowok yang sangat mencapai standar pasangan idealnya. Pupus sudah semua yang sudah ia tanamkan pada dirinya selama ini. Dia, Heksa Albara Davendra. Satu-satunya cowok yang berhasil menerbos pintu masuk hatinya tanpa sengaja. "Ay, lo jangan gila deh. Ga baik suka sama pacar orang anjir!" sentak Nesa pada sahabat gilanya itu. Ayra memutar bola mata malas. Kalimat ini, mungkin sudah 1000 kali ia dengar dari Nesa. "Gue engga bisa! Siapa suruh hati ini letoy dan mudah baper gitu aja!" "Dia apain lo emangnya?" "Kemarin dia gangguin gue," balas Ayra senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tempo hari. Nesa melotot tak percaya. "Cuma karna itu?" "Iya." "Gila!" Ayra terlalu larut dalam bahagianya. Sampai ia melupakan satu fakta, bahwa Heksa sudah mempunyai seseorang yang sudah menetap dalam hatinya. Nadya Wahyuni. Heksa mencintai Nadya. Bukan Ayra. Heksa seperti itu, hanya karna menghargai Ayra sebagai seorang sahabat & teman kecilnya. Tidak lebih. Garis bawahi itu.