Story cover for HOW  by K_Muse
HOW
  • WpView
    Reads 461
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 461
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Oct 28, 2017
#482 in Non- Fiction
#447 in Non-Fiction
#406 in Non-Fiction
#382 in Non-Fiction

\\Setiap chapter cerita ini berbeda, kumpulan kata-kata// 

Aku hidup diantara mereka yang bahagia. Mencoba merasakan yang sama apa yang mereka rasa.

Ya aku tersenyum menutup segala rasa ingin menangis

Ya aku tertawa menutup aku ingin berteriak seperti orang kesetanan

Entah sudah berapa lapis, berapa banyak topeng yang aku pakai

Aku bahagia diluar? Mungkin. Namun didalam aku selalu berperang dengan pikiranku

Pikiran yang selalu menghantuiku

Berbisik kepadaku membuat aku tak bisa melakukan apapun

DIA yang selalu datang kapanpun itu, DIA yang terbuat dari rasa sedih, amarah, kecewa, membuat diriku yang lain dalam kegelapan

Aku ingin ini semua berakhir 

Beri tahu aku caranya 'bagaimana'
All Rights Reserved
Sign up to add HOW to your library and receive updates
or
#193cry
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Archetypal [Terbit] cover
MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)  cover
NARARYA || END✔️ cover
Karena Aku Mencintaimu... cover
FIZYA cover
15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED) cover
The Way You Are (bahasa Indonesia) Justin Bieber fanfiction cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
BINA cover

Archetypal [Terbit]

18 parts Complete

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721