HOW

HOW

  • WpView
    Reads 473
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 24, 2019
#482 in Non- Fiction #447 in Non-Fiction #406 in Non-Fiction #382 in Non-Fiction \\Setiap chapter cerita ini berbeda, kumpulan kata-kata// Aku hidup diantara mereka yang bahagia. Mencoba merasakan yang sama apa yang mereka rasa. Ya aku tersenyum menutup segala rasa ingin menangis Ya aku tertawa menutup aku ingin berteriak seperti orang kesetanan Entah sudah berapa lapis, berapa banyak topeng yang aku pakai Aku bahagia diluar? Mungkin. Namun didalam aku selalu berperang dengan pikiranku Pikiran yang selalu menghantuiku Berbisik kepadaku membuat aku tak bisa melakukan apapun DIA yang selalu datang kapanpun itu, DIA yang terbuat dari rasa sedih, amarah, kecewa, membuat diriku yang lain dalam kegelapan Aku ingin ini semua berakhir Beri tahu aku caranya 'bagaimana'
All Rights Reserved
#53
jerk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • Rasa Tanpa Kata
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Karena Aku Mencintaimu...
  • Paradise
  • Dear You
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • BINA
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • FIZYA

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines