We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Olfia [Ketika Sayang Harus Melawan]

Olfia [Ketika Sayang Harus Melawan]

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 30, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Saat itu, aku sama sekali enggak tau, kalau ada orang yang memiliki kekuatan, sama kayak aku. Baru kali ini, aku tau. Setelah hampir dua abad aku hidup di dunia ini. Lebih tepatnya, 1934 tahun. Dan dia kini, ada di hadapan ku, sambil bilang, "Pokok nya, aku enggak mau tau. Sekarang kita tanding, dan kamu harus menang. Kamu, harus jadi yang terkuat!" -Olfie Dan saat itu, aku yang berpikir, dia gila apa. Ngajak tanding? Dan aku harus menang?! Dasar sinting Gila, aku benar-benar gak tau sekeras apa kepala dia. Gak pernah nyerah ngejar-ngejar aku. Masalahnya, bukan ngejar karena dia cinta ke aku. Tapi pengin tanding sama aku. Tanding kekuatan!
All Rights Reserved
#957
cutegirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEMINTANG HATIKU
  • I Want U! (Tamat)
  • YEON ^26^
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Lukisan Amerta Anyura
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • The legends of Evelyn Crystal [✓]

"Ketika hadirmu mengubah segalanya, memberi warna pada hati abu-abu dalam rasa, menghilangkan segala gundah, hingga nyaman itu tercipta dari perilaku sederhana. Aku tidak perlu harta atau tahta untuk mencintaimu, cukup dengan semua apa yang ada pada dirimu itu sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. Cinta sederhana yang hadir di balik tawa, tersembunyi di sela-sela canda, dan kenyaman itu semakin memaksaku untuk mengakui bahwa AKU CINTA KAMU TIARA" Dul Jaelani "Memang benar, mata selalu cenderung kepada yang lebih indah, sama seperti kamu, entah mengapa mataku sangat terbuai kala retina ini menangkap sosok bayangmu saat bertemu, bolehkah aku melangkah menujumu ?" Azriel Hermansyah "Mungkin memang keadaan yang telah berbeda, atau perasaan tak lagi sama, aku mencintaimu, namun aku tak bisa menafikan rasa bahwa aku tidak kuasa dengan semua perihal yang terjadi di antara kita, haruskah aku menahan sakit demi senyum palsu saat kita bersama ? atau lebih memilih mengalah dan mengakhiri semuanya ?" Abi Nagara Ketika sebuah hati di hadapkan kepada sebuah pilihan yang menentukan kebahagiaan di masa depan, gadis desa yang kini mendunia di Ibu Kota menjadi pembicaraan hangat di semua kalangan yang ada "Hatiku cuma satu, dan sampai saat ini aku tidak tau, kemanakah hati ini akan berhenti untuk mencari, haruskah bertahan atau melepaskan apa yang sudah aku genggam saat ini ?" Tiara Andini Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines