Story cover for Without The Moon by natashayy
Without The Moon
  • WpView
    Leituras 52
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 52
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em out 29, 2017
'Prang!'
'Brukk!!'

"Aku tanya Mas! Siapa perempuan tadi?" 
'Plakk!'
"Berani kamu ngebentak aku?"
"Tinggal jawab Mas! Ga usah bertele-tele! Siapa perempuan itu?!"
"Turunin tatapan kamu sekarang Annisa!"

Sayup-sayup aku mendengar suara tengkaran itu. Aku menghembuskan napas kasar. Tak ada air mata yang menggumpal, hanya ada kemarahan yang menggunung di dalam hatiku. 

Aku lelah mendengar ini hampir setiap hari. Kalau saja ada cara untuk menghentikan ini semua.

Tiba-tiba segumpal asap memenuhi isi kamarku. Reflek, aku menutup mataku agar tak terkena iritasi. Setelah beberapa saat, perlahan ku buka mata.

Di depanku berdiri seorang perempuan dengan tersenyum sangat manis. Aku terpana dibuatnya. 

"Hai Arinnn..." wajahnya sangat bersinar bagaikan berlian di tengah kegelapan.

Sadar dari keterpanaanku aku langsung memasang wajah waspada. "Lo siapa?!" tanyaku sedikit membentak.

Dia masih memasang senyum manisnya. "Kamu ga perlu tahu tentang aku. Aku di sini hanya menjalankan tugas yang diamanatkan oleh atasanku."

"Trus apa hubungannya sama gua?" tanyaku galak.

"Tugasku berhubungan dengan kamu dan orang tua kamu," ucapnya serius.

Dan sejak hari ini aku tahu, akan ada masalah yang menghampiriku.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Without The Moon à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Untitled 2017  [Ongoing], de Sandrialova
11 capítulos Em andamento
Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?
LALA, de nurleniwahyu
16 capítulos Concluída
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
East sky first love, de ernaberliana
24 capítulos Concluída
Bagaimana jadinya jika kau terus diganggu oleh pangeran es sekolah mu? "AAKKHHH KANE KAU SANGAT TAMPAN" teriak antusias para penggemar nya Ia bahkan disukai oleh seluruh wanita disekolah ini. Ya kecuali aku dan ketiga temanku "Bisa Lo minggir sekarang!" Ujar kane dingin Itu adalah kata yang paling ku ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya disekolah. Raut wajah yang tak bersahabat itu menusuk hingga ke jantungku. Lalu hingga saat dia duduk dibelakang ku... Duk...Duk...ia terus menendang bangkuku dari belakang "Kane!" Omelku menatapnya tajam dan segera kembali menghadap depan "Lo gak nanggepin gua cewek meja depan" ujarnya 'ngapain gua nanggepin Lo. Lo aja gak bisa inget nama gua dengan benar!' batinku "kalo diajak ngomong itu liat orangnya chubby!" Tambahnya lagi Aku pun menoleh kearahnya mendapati dirinya tengah tersenyum miring sangat menyebalkan kepada ku "Siapa cewek itu?, Dia terus aja Deket Deket sama pangeran kita" cetus seseorang menatap kami tak suka 'mampus gua. bisa jadi pepes gua sama fansnya Kane pulang sekolah nanti' batin ana Inilah kisah ku saat aku baru saja menginjakkan kakiku di sekolah SMA. Dan aku harus menghadapi salah satu pangeran sekolah yang bernama Kane Atharrazka. Lebih tepatnya dialah ketuanya. Cowok paling dingin seantero sekolah tapi sering membuatku pusing kepala. Apa benar orang ini dingin? . . . . 💬Pesan untuk para Reader's Hai guys. Akhirnya setelah 3 bulan aku mengerjakan novel ini 😭 aku bisa di up juga di wattpad. Semoga kalian suka sama ceritanya ya dan maafin Erna ya kalo ada kalimat atau kata yang kurang berkenan dihati para Reader's. Soalnya ini novel pertama aku. Jadi tolong dimaklumi ya Reader's yg baik hati 😘. Aku juga pasti bakal terus mengasah dan belajar lagi untuk memperbaiki kesalahannya😊 Dan jangan lupa untuk dukung aku dengan vote, coment, dan bagikan ya. Terima kasih ❤️❤️❤️😘🥰
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
tentang sebuah rasa cover
Disguise... [END] cover
Silent, Please! (Re-up) cover
Impossible cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Untitled 2017  [Ongoing] cover
LALA cover
ONLY YOU cover
East sky first love cover

tentang sebuah rasa

46 capítulos Concluída

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗