Dirend

Dirend

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 21, 2018
❤ "Tau nggak? Kalau gelembung udara itu dari cahaya dan udara?" tanya Dirend. "Hm? " cewek itu merasa bingung. "Iya, gelembung udara itu dari cahaya matahari dan CO2. Lalu kalau gelembung Cinta dari apa?" dia hanya menggeleng. "Dari cahaya hati dan udara untuk bertahan. " "Udara? Usaha kali."bantahnya. Keduanya tersenyum bersama malam penuh kilau berlian langit. ❤ This is original story! Don't copy and paste please!
All Rights Reserved
#432
dirga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angin Padang Rumput (Sudah Terbit)
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • Dr. Kwong | Lingorm
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • PERJODOHAN (Matchmaking) [END]
  • COUPLE GILA
  • sex servant [END]
  • Bumi Cinta

Cerita ini terinspirasi dari : 1. Lagu We Were In Love by T-ara ft Davichi 2. Lagu Trap by Henry 3. Bukit di belakang SMA ku dulu 4. Buku A Little House on The Prairie 5. Pohon Flamboyan yang selalu aku lihat dalam perjalanan berangkat dan pulang kerja Mungkin bukan hal-hal yang menarik untuk kalian. Namun, tak ada salahnya untuk menengok kisah ini. Aku tak dapat menjamin kalian akan menganggap cerita ini sangat indah. Akan tetapi, cobalah untuk mengintip sejenak dan mengenal dua sosok yang aku cintai dalam cerita ini. Diandra, gadis biasa yang ditemukan oleh cinta. Dan, Galung, pemuda yang tak pantas jua disebut luar biasa, tapi berhasil menemukan cinta. Di bawah rimbunnya dahan Flamboyan, mari menikmati semilir angin padang rumput bersama mereka. *** SukiGaHana

More details
WpActionLinkContent Guidelines