Till I where is Holdout

Till I where is Holdout

  • WpView
    GELESEN 73
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Mai 13, 2018
Di mulai saat sikap dingin tiba tiba muncul pada sebuah persahabatan hingga membuat perpecahan saling membenci satu sama lain. Seka Aura wijaya adalah sosok terang dalam gelap penyabar dan ikhlas membuat tuhan sayang padanya hingga ia tak lagi bernafas di umurnya yang ke 18 tahun. Michael adam Daniel koencoro juno laki laki dingin dalam gelap. Kehancuran, kebencian dan rasa bersalah yang ada dalam hidupnya hingga ia harus menahan perasaannya pada Seka Aura wijaya karena sebuah penyesalan? Dingin dan acuh seolah olah cara untuknya agar tidak terlalu larut dalam perasaannya. Cinta, penyesalan, dan kesalahan.
Alle Rechte vorbehalten
#471
care
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Excuse me, sir [JossGawin]
  • love in sorrow
  • Rindu yang berjarak
  •  𝐅𝐈𝐗 𝐘𝐎𝐔: 𝐈𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐒𝐡�𝐚𝐝𝐨𝐰𝐬 𝐨𝐟 𝐏𝐚𝐢𝐧(ᴊɢ)ᵉⁿᵈ ✔
  • The Last Birthday With You

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien