Putaran Waktu

Putaran Waktu

  • WpView
    Reads 1,304
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 13, 2017
WpInfo
Fiction
Mystery
Aya merasa Tuhan sangat jahat padanya sampai ia enggan untuk terus hidup. Tapi kenyataannya sosok itu memang diutus oleh Tuhan, yang dikira Aya tidak pernah baik padanya. Awalnya Aya mengira dirinya sudah mulai gila, tapi sosok itu nyata selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Sejak ia datang hari-hari Aya dipenuhi dengan misteri dan diluar batas normal. "Masa lalu adalah permulaan dari masa depan mu, batas antara maya dan nyata sangat tipis . Hanya mereka yang terpilih yang bisa memasuki putaran waktu"
All Rights Reserved
#3
gift
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When The Time Comes
  • Back To You (END)
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Sound Of Heart
  • The Broken Crown (END)
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
  • ARC 1 : Bloodbound Eden ✓
  • Putih & Abu-abu

"Kalau waktu kita terbatas, apa kamu masih berani jatuh cinta?" Aurora Alaya Mahesa-Aya-tidak pernah membayangkan hidupnya akan dihitung mundur. Di usia 26 tahun, ia didiagnosis mengidap tumor otak dan diberi waktu hidup enam bulan. Setelah sempat terpuruk, Aya memutuskan untuk hidup sepenuhnya, menikmati hal-hal kecil yang sering ia abaikan, seperti menulis puisi di taman, menonton matahari terbit, mencatat kebahagiaan-kebahagiaan sederhana dalam jurnal kecil miliknya. Di salah satu pagi sunyi itu, Aya bertemu Elio Rangga Pranata, seorang guru musik paruh waktu yang bermimpi menjadi musisi. Elio adalah kebalikan dari dunia Aya yang sunyi, penuh semangat, hangat, dan kadang terlalu jujur. Dari senyum pertama hingga melodi pertama, hubungan mereka tumbuh pelan-pelan, seperti lagu yang ditulis dari hati. Start: 1 Juni 2025 Finish:

More details
WpActionLinkContent Guidelines