Reset
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 29, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Yamane Amano, dia tidak tahu bagaimana dia bisa mendadak berada di tempat kelahirannya. seingatnya, seharusnya saat ini dia berada di Kota Megapolitan Platina. Kota Laguna, kota kelahiran Amano, normalnya adalah kota yang ramai di pagi hari. Kota di dekat laut ini kini sepi seperti kota tidak berpenghuni. Keadaan kota normal. Tidak tampak masalah. Hanya, tidak ada satu pun tanda-tanda kehidupan di sana. Sepi ... Hanya ada suara ombak. sebanyak apapun rumah dikunjungi oleh Amano, dia gagal menemukan satu orang pun. Saat di rumah orang tuanya, Amano tidak sengaja melihat seseorang dari balik jendela kamarnya. Ketika Amano bergegas keluar menemui orang itu, dia sudah menghilang bagaikan debu yang tertiup.
All Rights Reserved
#70
lostmemory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • [BL] How My Papa And I Found Our Family
  • AMORE
  • Hidden In The Dark
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.
  • LYTLM (Season 1): When Our Love Began [Yizhan] COMPLETED✔

In another life, tanpa perpisahan. ❝𝐁𝐨𝐥𝐞𝐡𝐤𝐚𝐡 𝐚𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩, 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐧𝐲𝐚, 𝐚𝐤𝐮 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐤𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐮𝐭𝐮𝐡--𝐣𝐞𝐦𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥𝐤𝐮 𝐝𝐢𝐠𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐦 𝐞𝐫𝐚𝐭 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐮𝐚𝐤𝐮?❞-𝐀𝐥𝐞𝐧𝐚. ~•~•~•~ Selembaran kisah seorang Alena Queenzy Ravendra. Di masa kecilnya, Alena pernah percaya bahwa dewasa adalah ruang yang aman. Ia membayangkan setiap langkah akan selalu diiringi dua sosok yang sama, berdiri di sisi kanan dan kirinya. Ia tak pernah tahu bahwa keyakinan itu hanyalah ilusi yang tumbuh terlalu dini--karena pada akhirnya, rumah yang ia sebut tempat pulang justru runtuh tanpa aba-aba. Keluarganya hancur, meninggalkan sunyi yang menetap dan luka yang tak sempat diberi nama. Sejak hari itu, Alena belajar satu hal. Menelan sakit tanpa suara. Ia menjalani hari-hari dengan hati yang perlahan mati rasa, tersenyum pada dunia seolah semuanya baik-baik saja, sementara jiwanya terus kehilangan tempat berpijak. Hingga Arga Jevano Luxverio hadir, membawa warna yang nyaris Alena percaya sebagai kebahagiaan. Ia memberinya rasa nyaman, sekaligus jarak yang tak pernah bisa ia pahami. Bersamanya, Alena berani berharap--meski jauh di dalam hati, ia tahu, tidak semua yang datang berniat tinggal. Terlebih ketika Arga menyimpan rahasia, dan Alena hanya bisa menunggu apakah kebenaran akan kembali mematahkan hatinya. PLAGIAT DI LARANG MENDEKAT!

More details
WpActionLinkContent Guidelines