We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Second Chance

Second Chance

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Berawal dari rasa penasaran seorang Kaivanio Ganendra pada adik kelas yang ia lihat saat rapat osis sore tadi. Namun, bukan Kaivan namanya jika ia tak bisa menuntaskan rasa penarasan nya. Dan benar saja, dalam beberapa menit kemudian Kaivan telah mendapatkan informasi tentang adik kelasnya tersebut. Saat sampai rumah, ia langsung membuka handphone dan mengirimkan pesan pada si adik kelasnya itu. "hey" Satu kata, namun akan bermakna lebih untuk kedepan nya
All Rights Reserved
#691
masasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im not alone
  • Copy of Life
  • Cayzo: Resonansi Rahasia
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Saling menunggu atau hanya aku? (Dirombak)
  • 74/366
  • The Secret Of The Masked Man
  • ARGLADIS
  • KANAYA
  • Bad Scene

semua murid di kelas riuh berbisik-bisik dengan teman sebangku.. tampan, cool, keren berbagai pujian yang aku dengar dari mereka membuat ku menatap menerawang kearah nya... tanpa sengaja dia melihat ke arah ku membuat ku tersentak kaget dan menunduk malu karna terpergok memperhatikannya. "hemm... kamu bisa duduk disana tsubasha-kun" kata sensei Miya mempersilakan duduk setelah menemukan kursi kosong di ujung baris paling belakang dekat pintu belakang kelas , terpisah lumayan jauh dari tempat ku duduk. *NB :setiap kelas memiliki 2 pintu keluar, di depan dan belakang* Kami mengikuti pelajaran dengan serius, bel tanda istirahat pun berbunyi.. seperti biasa murid pindahan baru akan menjadi mangsa buat anak-anak di kelas ini.. dia di kerumuni hampir semua anak perempuan dan laki-laki, pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi diluncurkan..aku hanya melihat dari kejauhan memandangi dia yang di kerumuni, tak lama haruka menepuk pundak ku mengajak bergabung dengan anak-anak lain.. aku pun menuruti nya namun hanya ikut berbaris mendengarkan pertanyaan dan jawaban yg diluncurkan kearah Key. Jawaban nya masih sama seperti awal perkenalan didepan kelas, begitu singkat dan seadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines