Story cover for Rooftop [New!!]  by Anchaaaw_
Rooftop [New!!]
  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Oct 30, 2017
"Jangan lakuin hal yang bodoh." Ujar Maudy lembut. Cowok yang tengah berdiri di tepi rooftop itu terkejut, baru sekarang ada orang yang memedulikan dirinya. "Lo siapa? Gue ga kenal. Kenapa lo larang gue buat bunuh diri? Kenapa lo ada disini?" Tanya cowok itu panjang lebar. "Lo turun dulu dari situ." Pinta Maudy walaupun dia tidak mengenal cowok berambut cokelat gelap itu. Mata biru cowok itu bertemu pandang dengan mata cokelat pekat Maudy. Seolah tau apa yang cowok itu rasakan, Maudy langsung menarik lengannya. "Lo boleh ceritain apapun yang lo rasain. Gue tau lo belum kenal gue. Tapi seenggaknya anggap gue temen lo. Oiya gue Maudy. Lo siapa?" Tanya Maudy berharap cowok itu bisa mempercayainya meskipun mereka belum saling mengenal. "Gue Valdi. Gue suka kesini waktu lagi ada masalah." Jelas Valdi singkat.
All Rights Reserved
Sign up to add Rooftop [New!!] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Not Me & Not Mine by elsyaqif
22 parts Ongoing Mature
Tak ada kesalahan tanpa adanya sebuah perbuatan, begitu pula dengan kisah Zara dan Rafif-dua hati yang, entah bagaimana caranya, selalu kembali bertaut meski diwarnai begitu banyak perbedaan. Zara, seorang perempuan yang selalu berusaha memahami, menerima Rafif apa adanya, termasuk sifat kekanak-kanakannya yang sering kali membuatnya menghela napas panjang. Setiap kali dia menunjukkan sisi inner child-nya di saat-saat yang tak terduga, Zara tak bisa menahan diri untuk menyipitkan mata, menatapnya dengan ekspresi antara geli dan tidak percaya. "Kamu selalu bilang bisa menerima aku apa adanya, tapi tiap aku bersikap begini, ekspresimu langsung berubah," Rafif bersedekap, bibirnya mengerucut seakan protes. Zara mendesah pelan, menyilangkan tangan di dada. "Bagaimana tidak? Kadang kamu bisa bertingkah seperti anak kecil, bahkan di tempat umum," ucapnya, setengah gemas setengah tak habis pikir. Cinta mereka bukanlah kisah yang selalu berjalan mulus. Ia tumbuh dengan caranya sendiri-kadang seperti bunga liar yang mekar tanpa aturan, kadang seperti lukisan abstrak yang penuh warna namun sulit untuk didefinisikan. "Ambil sepatumu dan pakai, Rafif. Di tempat seperti ini pun kamu tetap saja menyusahkan," ujar Zara, matanya melirik ke arah kaki Rafif yang masih telanjang di lantai dingin. Rafif terkekeh kecil, tidak tergesa-gesa mengambil sepatunya. "Aku cuma menunggu kamu dulu sebelum pakai sepatu," katanya ringan. Zara menghela napas lagi. "Aku pergi sebentar beli makanan, bukan pergi selamanya," ia menyodorkan sesuatu pada Rafif. Sekejap mata Rafif berbinar begitu melihat apa yang ada di tangannya. "Wah! Es krim kesukaan kita! Aku mauu~" serunya penuh semangat, seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah. IG/aqieff_bhlwn Tiktok/elsyaqief
You may also like
Slide 1 of 8
RASSYA [ON GOING] cover
Not Me & Not Mine cover
LOVE GAME (Repost) cover
Benci And Cinta (On Going) cover
Possessed by You cover
Hai masa lalu. cover
Asing kembali Asing🌜🌚 cover
Love & Lost cover

RASSYA [ON GOING]

6 parts Complete

Follow dulu neng-neng geulis! Jangan serakah biar berkah. Cowok badboy, cuek, bersifat dingin, dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar layaknya kulkas berjalan itu memiliki masa lalu yang sulit hingga berdampak besar bagi kehidupan cowok itu. Hingga ia dijodohkan dengan seorang gadis nerd. Kehadirannya itu mampu merubah 180 derajat kehidupan seorang cowok yang dulunya terpuruk karena masa lalu, hingga sekarang entah mendapat keyakinan dari mana ia kuat untuk bangkit kembali hanya karena kehadiran si gadis nerd, perlu di garis bawahi, NERD. ~¤~¤~¤~ "Qeel," "Hm?" "Lo itu kayak matahari buat gue." Si perempuan menyipitkan mata menatap sejenak lawan bicaranya, lalu terkekeh pelan. "Kenapa?" "Karena semenjak kehadiran lo, lo selalu memberi kehangatan dan merubah hidup gue menjadi lebih cerah dari pada kehidupan gue yang sebelumnya. Mungkin kalo lo gaada, gue gabisa jadi kayak sekarang."