BIMBANG

BIMBANG

  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 31, 2017
Perasaan itu muncul secara tiba-tiba. Perasaan kaku yang tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata. Terlalu malu untuk menamai perasaan ini sebagai kata 'Cinta', Terlalu gengsi untuk mengutarakannya, dan terlalu takut untuk meyakininya. Entahlah, aku hanya Bimbang. Disini berkisah tentang sulitnya saling memaafkan dan pahitnya menerima kenyataan.
All Rights Reserved
#30
old
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG KINANTI
  • MY BOYFRIEND
  • Key...
  • HEARTBEAT (boyxboy)
  • Secret (Boy) Friend
  • Gevan (BL) End ✅
  • My Ghost
  • SPEAK NOW
  • Rumah Kebon Waru
  • CHAGRIN

Semua orang seolah dapat membaca bagaimana kehidupan Kinanti, dari raut wajahnya sorot matanya semua tampak terlalu kelam. Tak ada binar secercah cahaya di pagi hari sedikitpun, entah penderitaan apa yang telah ia alami. Kinanti sadar itu. Semua orang menatapnya dengan tatapan kasihan. Namun ia tak pernah ada niatan untuk mengubah anggapan tersebut. Baginya don't jugde book by it's cover tidak berlaku untuk dirinya, karena memang begitu adanya. Bagi Kinanti bukunya begitu lusuh, kelam, bahkan hanya penderitaan. Ia sendiri tak pernah berani membagikan ceritanya lebih jauh kepada siapapun atau membiarkan orang lain yang membaca lembaran hidupnya lebih dalam, hingga suatu hari Kinanti menemukan binar dari seseorang yang menatapnya seolah memberi harapan. Sorot mata tanpa mengasihani. Kinanti percaya seseorang itu akan menolongnya menyudahi buku lama dan membuka lembaran kehidupan baru. Hingga seluruh semesta Kinanti mengarah "padanya". Namun Kinanti lupa bahwa di dunia tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang dirinya mau saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines